Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Gambar atau konten salah?
Pemain Timnas Inggris, Harry Kane, punya cara khusus menjaga kebugaran selama berlaga di Piala Dunia 2026. Striker berusia 32 tahun ini mengatur pola makan dengan saksama. Menu siangnya dirancang agar tubuh tetap ramping dan bertenaga.
Kane bekerja sama dengan koki sekaligus ahli gizi, Dan Sargeant. Mereka menyusun menu yang pas untuk seorang atlet. Kane mengaku selalu menyertakan salad dan sayuran dalam setiap porsi makannya.
"Saya suka salmon, nasi, dan sayuran. Saya selalu mengonsumsi salad dan sayuran setiap kali makan. Saya berusaha mendapatkan sebanyak mungkin nutrisi dari makanan," ujar Kane.
Ia menambahkan, keseimbangan antara protein dan karbohidrat jadi kunci. Tapi sebelum pertandingan, ia lebih banyak makan karbohidrat. "Pada hari-hari latihan yang lebih ringan, saya mungkin mengurangi karbohidrat saat makan dan memilih protein dan sayuran," kata pemilik nama lengkap Harry Edward Kane ini.
Kane yakin prinsip gizi ini membuatnya tetap prima di lapangan. Untuk makan malam, menu yang dikonsumsi hampir sama. "Saya biasanya makan ikan atau ayam, kadang-kadang daging sapi. Saya makan ikan putih dan salmon. Saya memvariasikannya untuk makan siang dan makan malam," jelas kapten timnas Inggris tersebut.
Meski disiplin, Kane sesekali memanjakan diri. Ia doyan pizza dan sushi. "Ini tentang memiliki keseimbangan. Ketika saya bekerja, saya bekerja dan makan dengan sehat, tetapi setelah pertandingan ketika saya telah membakar banyak kalori dan bermain bagus, saya akan pergi keluar dan menikmati makanan enak. Bisa sushi, pizza, apa pun yang saya inginkan saat itu," ungkapnya.
Kane juga pernah membagikan makanan favoritnya usai bertanding. Menu itu adalah crispy chicken burger dengan topping keju cheddar, coleslaw, dan spicy mayo.
Di sisi lain, perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026 berakhir di semifinal. Mereka kalah 2-1 dari Argentina. Kane terlihat kecewa. Lionel Messi menghampiri dan memeluknya di tengah lapangan Atlanta Stadium. Momen itu terjadi pada Kamis, 16 Juli 2026 dini hari WIB. Pelukan itu jadi simbol sportivitas yang menarik perhatian pencinta sepak bola.
Pola makan Kane menunjukkan bahwa atlet top pun butuh keseimbangan. Disiplin tinggi tetap menyisakan ruang untuk menikmati makanan favorit. Ini bukan soal pantangan total, melainkan pengaturan porsi dan waktu yang tepat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Misteri 50 Tahun Golongan Darah Langka MAL Terpecahkan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
