PMI Manufaktur RI Tembus 54, Tertinggi Sejak Maret 2024
Gambar atau konten salah?
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan laporan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai kondisi perekonomian nasional. Pertemuan itu berlangsung dalam Rapat Terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin, 02 November 2026.
Salah satu poin utama yang dibahas adalah Purchasing Managers' Index (PMI) sektor manufaktur Indonesia. Angkanya mencapai 54 pada Oktober 2026. Ini naik dari posisi 52,4 pada bulan sebelumnya. "Tadi kami laporkan ke Bapak Presiden bahwa Indeks Purchasing Manager Indeks Indonesia di sektor manufaktur sudah masuk ke level ekspansi di 54, itu meningkat dari bulan yang lalu 52,4," kata Airlangga.
Angka 54 itu bukan sembarang kenaikan. Menurut Airlangga, level ekspansi ini merupakan yang tertinggi sejak Maret 2024. "Level ekspansinya ini terkuat sejak Maret yang lalu, Maret 2024, jadi ini level ekspansi yang tinggi," jelasnya. Artinya, sektor manufaktur nasional sedang dalam fase penguatan dan pertumbuhan yang cukup solid.
Selain PMI, Airlangga juga melaporkan neraca perdagangan Indonesia. Pada September 2026, neraca perdagangan mencatat surplus sebesar US$ 3,36 miliar. Angka ini ditopang oleh kinerja sektor nonmigas yang surplus US$ 5,67 miliar. Sektor migas justru mengalami defisit sebesar US$ 2,31 miliar.
Jika diakumulasi dari Januari hingga September 2026, total surplus neraca perdagangan Indonesia mencapai US$ 10,61 miliar. "Dipicu oleh surplus non-MIGAS sebesar US$ 34,21 miliar, dan walaupun defisit MIGAS mencapai US$ 23,6 miliar," papar Airlangga. Data ini menunjukkan bahwa sektor nonmigas menjadi motor utama dalam menjaga keseimbangan perdagangan nasional.
Secara keseluruhan, laporan ini menggambarkan kondisi ekonomi yang sedang dalam tren positif, terutama di sektor manufaktur dan perdagangan nonmigas. Meskipun sektor migas masih mencatat defisit, surplus dari sektor lain mampu menutupinya dan menghasilkan neraca yang menguntungkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
