33,4 Juta Investor, BEI Targetkan IPO Berkualitas
Gambar atau konten salah?
Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan adanya peningkatan jumlah investor yang terdaftar melalui Single Investor Identification (SID) sejak awal tahun hingga sekarang. Angka ini dinilai sebagai tanda bahwa potensi pendanaan di pasar modal sangat besar.
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyampaikan bahwa pertumbuhan jumlah investor ini beriringan dengan semakin banyaknya perusahaan yang tercatat di bursa. Saat ini, sudah ada 962 emiten yang tercatat di BEI. "Pasar modal Indonesia saat ini memiliki 33,4 juta investor, 962 perusahaan tercatat, dan akan terus bertumbuh. Angka ini menunjukkan besarnya potensi pasar modal sebagai sumber pendanaan bagi dunia usaha," kata Jeffrey saat memberikan sambutan dalam acara Rise to IPO di Main Hall BEI, Jakarta, pada Senin, 02 November 2026.
Jeffrey menegaskan, pasar modal bukan sekadar tempat bagi perusahaan untuk menjual saham demi keuntungan jangka pendek. Lebih dari itu, pasar modal harus menjadi mitra bagi perusahaan untuk tumbuh dan berkembang. "Kami ingin membuka kesempatan bagi semakin banyak perusahaan untuk mengenal pasar modal dan mempersiapkan diri sesuai dengan kebutuhan serta tahap pertumbuhan bisnis masing-masing," ujarnya.
BEI berkomitmen untuk membina perusahaan sejak tahap awal hingga akhirnya bisa melantai di bursa. Namun Jeffrey juga menegaskan bahwa IPO di BEI akan tetap mengutamakan perusahaan publik yang memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, dan daya saing. "Fokus kami bukan hanya sekedar meningkatkan jumlah IPO tetapi melahirkan perusahaan publik dengan fundamental kuat, tata kelola yang baik, berdaya saing, dan berkelanjutan," pungkasnya.
Dengan jumlah investor yang mencapai 33,4 juta orang dan 962 perusahaan tercatat, pasar modal Indonesia menunjukkan potensi besar sebagai sumber pendanaan. BEI berupaya tidak hanya menambah jumlah perusahaan yang melantai di bursa, tetapi juga memastikan kualitas perusahaan-perusahaan tersebut agar dapat bersaing dan berkelanjutan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
