Polisi Cianjur Raih 350 Motor, Ganti Knalpot Brong
Gambar atau konten salah?
Di Mapolres Cianjur pada 23 Maret 2026, suasana berbeda terlihat. Ratusan warga datang membawa knalpot bawaan pabrik bukan sekadar berkunjung, melainkan untuk mengganti knalpot brong yang sebelumnya terpasang di sepeda motor mereka.
Peristiwa ini merupakan tindak lanjut dari razia petugas yang berlangsung beberapa hari terakhir. Pemilik kendaraan satu per satu menunggu giliran, menunggu giliran untuk mengganti knalpot bising dengan knalpot standar di lokasi yang telah disediakan.
Dengan membawa peralatan seadanya dari rumah, seperti kunci dan obeng, para pemilik kendaraan tampak berusaha melepas knalpot brong yang terpasang. Meski terlihat kesulitan membuka baut, mereka tetap berupaya menggantinya demi membuat suara kendaraan kembali normal dan tidak mengganggu.
Salah satu pemilik kendaraan, Hendi (35), mengaku terjaring razia di depan Pos Terpadu Jalan KH Abdullah bin Nuh pada 20 Maret 2026 malam. Ia tak bisa mengelak karena sepeda motornya menggunakan knalpot bising dan tidak dilengkapi spion.
“Kesalahannya knalpot bising dan tak memasang spion,” kata dia saat ditemui di Mapolres Cianjur. Hendi pun menyadari kesalahannya dan memilih mengikuti aturan yang berlaku, termasuk mengganti knalpot kendaraannya.
“Memang salah, karena suaranya mengganggu pengguna jalan lain dan warga sekitar. Makanya sekarang dicopot, diganti dengan knalpot bawaannya,” tambahnya.
Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi menyebutkan, selama periode mudik hingga H+2 Lebaran, pihaknya telah mengamankan ratusan sepeda motor yang menggunakan knalpot brong. “Berdasarkan banyaknya laporan dari masyarakat yang terganggu dengan sepeda motor berknalpot bising, kami lakukan penindakan berupa razia. Total dalam beberapa hari sudah 350 sepeda motor yang diamankan,” kata dia.
Menurutnya, penggunaan knalpot bising tidak hanya mengganggu masyarakat, tetapi juga mengurangi kenyamanan para pemudik di jalan. “Jadi ini juga dilakukan agar para pemudik merasa nyaman saat dalam perjalanan, tidak dibuat risih dengan suara knalpot brong yang memekakkan telinga,” jelasnya.
Kendaraan yang terjaring razia diamankan sementara di Mapolres Cianjur dan baru dapat diambil setelah pemiliknya mengganti knalpot dengan standar pabrikan serta melengkapi aksesori kendaraan. “Silakan ambil tapi ganti dulu knalpotnya dengan yang standar (bawaan pabrikan), kemudian pasang berbagai aksesosirnya mulai dari spion hingga plat nomor kendaraan. Makanya tadi banyak yang datang untuk bawa kendaraannya,” kata Kapolres.
“Untuk knalpot brongnya kami amankan, nantinya akan dimusnahkan,” tambahnya. Pihak kepolisian menegaskan bahwa razia knalpot brong akan terus dilakukan hingga masyarakat benar-benar sadar dan tidak lagi menggunakan knalpot bising di jalan raya. “Kami tidak akan berhenti sampai hari ini, tapi akan terus sampai Cianjur tenang tanpa knalpot bising. Supaya masyarakat dan pengendara lain yang sudah ikuti aturan merasa nyaman,” pungkasnya.
Keputusan ini menegaskan komitmen kepolisian untuk menjaga ketertiban lalu lintas dan kenyamanan warga, terutama selama musim mudik Lebaran. Dengan mengganti knalpot brong, suara kendaraan menjadi lebih tenang, mengurangi gangguan bagi pengguna jalan lain, dan menciptakan suasana yang lebih damai di Cianjur.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kendala Situs SPMB 2026 Orang Tua Kesulitan Akses Hasil
Banjir di Jakarta, Ribuan Penduduk Pindah ke Kawasan Tinggi
PKB Jabar Fest 14 Juni: DPAC Jawa Barat Di Arcamanik Youth
Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia Setelah IPO SpaceX
Satria Muda Kalah 79-82 vs Bogor Hornbills Semifinal IBL
Layang-Layang Menghambat Kereta Cepat Whoosh, KCIC Amankan 452
Berita Terbaru
Kendala Situs SPMB 2026 Orang Tua Kesulitan Akses Hasil
Pemprov Jatim Dorong Nobar Piala Dunia 2026 Daftar TVRI
Anne Hathaway Ungkap Katarak Dini, Mata Kiri Hampir Buta
Rosi Setyo Nugroho: Kejujuran Lebih Penting di Wawancara LPDP
Muharram 2025: Sepuluh Amalan Penting Memulai Tahun Baru Islam
Puasa 1 Muharam 1448 H: Boleh, Niat & Jadwal 16 Juni
Luwu Utara Cetak 2,960 Ha Lahan Sawah Baru, Target 20,000 Ha
PP PBVSI Pilih Toiran Gonzales Reidel, Timnas Siap AVC 2026