Rosi Setyo Nugroho: Kejujuran Lebih Penting di Wawancara LPDP

Fitri A. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Rosi Setyo Nugroho: Kejujuran Lebih Penting di Wawancara LPDP

Gambar atau konten salah?

Tahap wawancara merupakan bagian penting dalam proses seleksi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Pada tahap ini, pelamar diminta menjelaskan rencana studi dan meyakinkan pewawancara tentang tujuan serta komitmen yang mereka miliki.

Alumni LPDP sekaligus lulusan NYU Robert F Wagner Graduate School of Public Service, Rosi Setyo Nugroho, berbagi pandangannya di acara MyAmerica MyStory. Ia berbicara di MyAmerica Jakarta, Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Jumat, 13 Juni 2026.

Rosi menekankan bahwa pelamar tidak perlu mengejar jawaban yang terdengar sempurna. Kejujuran adalah kuncinya, ujarnya. Ia percaya sikap jujur dan autentik lebih penting daripada jawaban yang dibuat-buat.

Ia menyarankan pelamar untuk tidak memaksakan diri menjawab semua pertanyaan. Dalam beberapa kasus, pewawancara bahkan mengajukan topik yang berada di luar bidang studi atau pengalaman kandidat. Jika Anda tidak tahu, mengatakan 'saya tidak tahu' dengan baik jauh lebih baik, katanya. Rosi memberi contoh peserta yang ditanya tentang rantai pasok global meski latar belakangnya di bidang kesehatan. Pelamar dapat menjelaskan pemahaman yang dimiliki tanpa harus berpura-pura menguasai seluruh persoalan.

Menurut Rosi, pewawancara lebih menghargai kemauan belajar daripada jawaban yang dibuat-buat. Ia menjelaskan bahwa tim pewawancara biasanya sudah membaca esai dan dokumen yang dikirimkan pelamar sebelum sesi wawancara. Karena itu, konsistensi jawaban menjadi kunci. Ketika Anda membuat kebohongan, Anda akan membuat kebohongan yang lain, ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pewawancara LPDP telah bertemu ratusan bahkan ribuan kandidat, sehingga mampu mengenali jawaban yang tidak konsisten. Rosi menekankan pentingnya menjaga keselarasan antara pengalaman, tujuan studi, dan rencana kontribusi setelah lulus. Ketertarikan yang berasal dari diri sendiri akan terlihat dari cara seseorang berbicara dan menjelaskan gagasannya.

Bagi Rosi, wawancara LPDP bukan tentang mencari jawaban paling sempurna, melainkan menemukan kandidat yang jujur, memahami dirinya sendiri, dan memiliki tujuan yang jelas.

Dalam konteks seleksi beasiswa, kejujuran dan konsistensi menjadi faktor penting. Pelamar yang mampu menunjukkan keaslian dan kesiapan belajar biasanya lebih dihargai oleh pewawancara.

Acara MyAmerica MyStory, yang diadakan di Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat, menjadi ajang bagi alumni LPDP untuk berbagi perjalanan akademik dan profesional mereka dan pengalaman.

LPDPwawancarakejujurankonsistensiRosi Setyo NugrohoMyAmerica MyStoryalumniseleksi beasiswa

Komentar

Memuat komentar...