Portugal Sudah Antisipasi Badai Kritik ke Ronaldo, Kata Dalot
Gambar atau konten salah?
Diogo Dalot, bek Timnas Portugal, buka suara soal kritik yang menghantam skuad setelah hasil imbang 1-1 melawan Kongo di laga perdana Piala Dunia 2026. Menurutnya, tim sudah siap sejak awal menghadapi tekanan besar, terutama yang menyasar Cristiano Ronaldo.
Ronaldo jadi sasaran utama. Banyak yang menuding ia sudah habis, tak lagi tajam, dan hanya ngotot main demi menambah catatan gol pribadi. Kritik itu datang deras setelah Portugal gagal menang atas Kongo. Tapi Dalot bilang, semua ini sudah diperhitungkan.
"Di ruang ganti, di stadion kami, kami sempat diskusi detail soal media sosial dan kritik sebelum berangkat ke Piala Dunia," kata Dalot. Ia merasa tim sudah mengantisipasi bahwa badai kritik akan datang. "Rasanya hampir seolah-olah kami sudah tahu ini bakal terjadi."
Menurut pemain Manchester United itu, kehadiran Ronaldo di skuad membuat Portugal harus lebih siap dari biasanya. "Ketika punya pemain seperti Cristiano, kami harus bersiap sedikit lebih dari biasanya," ujarnya. Ia menambahkan, diskusi internal itu justru bikin tim makin kuat.
"Fakta bahwa kami sudah bicara sebelum turnamen untuk mempersiapkan diri menghadapi momen seperti ini, artinya ketika itu benar-benar terjadi, kami bisa sampaikan pesan: tim ini tak tergoyahkan," tegas Dalot.
Ia juga mengakui, kritik kadang tidak adil, kadang tidak benar, dan sering dibesar-besarkan. Tapi itu sudah jadi konsekuensi yang harus diterima. "Kami tahu kami akan hadapi kesulitan dan kritik. Memang terkadang tidak adil, tidak benar, dan sering dibesar-besarkan," ungkapnya.
Portugal kini wajib bangkit. Laga selanjutnya melawan Uzbekistan pada Rabu, 24 Juni mendatang jadi penentu. Tim asuhan Roberto Martinez harus menang untuk menjaga peluang lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026.
Tekanan memang besar. Tapi Dalot yakin, tim sudah punya mental yang tepat. Diskusi sebelum turnamen, katanya, jadi bekal menghadapi kritik yang tak pernah berhenti. Apalagi dengan nama besar seperti Ronaldo di dalam skuad.
Singkatnya, Portugal sudah tahu apa yang menunggu. Mereka tidak kaget. Mereka hanya perlu buktikan di lapangan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Laga Spanyol vs Arab Saudi Tentukan Nasib di Grup H
Belanda Pecahkan Rekor Brasil, 18 Laga Fase Grup Tanpa Kalah
Courtois Tegaskan Ingin Pensiun di Real Madrid
Spanyol Imbang Lawan Cape Verde, Hierro Puji Karakter Unik Skuad
Meksiko, AS, Jerman Lolos; Haiti, Turki, Tunisia Tersingkir
League Cup Gantikan Piala Indonesia, Hanya Untuk Dua Kasta Teratas
Berita Terbaru
Portugal Sudah Antisipasi Badai Kritik ke Ronaldo, Kata Dalot
Menteri PU Cek Jembatan Bergoyang Usai Gempa Sulteng
Kecelakaan di Tugu Pemalang, Ibu Tewas Anak Luka Parah
Laga Spanyol vs Arab Saudi Tentukan Nasib di Grup H
Ginjal Rusak Akibat Rhabdomyolysis, Bisakah Pulih?
Tradisi nanas bawa sial, lantai marmer rumah baru rusak
Marco Bezzecchi Minta Maaf, Dilarang Balap Usai Pukul Marshal di Brno
