Prabowo Target 100GW Solar, Kendaraan Listrik Semua
Gambar atau konten salah?
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan visi besar: di masa depan semua kendaraan di Indonesia akan menggunakan tenaga listrik. Bensin, menurut rencana tersebut, akan tetap tersedia hanya bagi orang kaya.
Prabowo menargetkan Indonesia dapat membangun pembangkit tenaga surya sebesar 100 giga watt dalam satu tahun ke depan. Dengan kapasitas ini, negara tidak lagi bergantung pada pembangkit listrik berbahan bakar diesel.
“Kita masih punya pembangkit listrik tenaga diesel sebesar 13 GW, ini yang kita tutup. Tidak boleh ada lagi listrik dari diesel, terlalu mahal jadi kita sekira dalam waktu dekat 13 GW bisa kita adakan, very soon kita tidak akan pakai diesel-solar untuk listrik,” ungkap Prabowo dalam tayangan Youtube ‘Presiden Prabowo Menjawab!!!’ yang dibagikan akun Prabowo Subianto.
Prabowo menekankan bahwa peralihan ke tenaga surya akan membuat negara lebih hemat. Ia juga mengungkap rencana untuk mengubah seluruh kendaraan—motor, mobil, truk, bahkan traktor—menjadi berbasis listrik. Dengan cara ini, orang yang masih memiliki kendaraan berbahan bakar konvensional akan terpaksa membeli BBM yang harganya dipengaruhi fluktuasi minyak dunia.
“Semua motor kita akan kita konversi menjadi motor listrik. Semua mobil, semua truk, semua traktor harus tenaga listrik jadi nanti orang kaya yang punya Lamborghini, Ferrari, silakan lo pakai bensin lo bayar aja harga dunia, mau USD 200, yang lain kita sudah bikin simulasi ternyata naik motor, kalau dia pakai listrik pengeluarannya tinggal 20 persen, seperlima, jadi ini, this is our game changer,” lanjutnya.
Belum lama ini Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkap rencana pemerintah untuk mempercepat penggunaan kendaraan listrik lewat skema konversi. Ia menyatakan bahwa biaya konversi motor bensin menjadi listrik kini menurun menjadi Rp 5-6 jutaan. Pemerintah akan menyediakan program subsidi untuk membantu masyarakat melakukan konversi.
“Dan itu akan diupayakan pemerintah bisa hadir bersama-sama dalam mengurangi beban mereka dalam konversi,” ujar Bahlil.
Dengan target 100 GW tenaga surya dan rencana konversi kendaraan, pemerintah berusaha mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Rencana ini menempatkan Indonesia pada jalur transisi energi yang lebih bersih, meski masih menunggu realisasi dan dukungan finansial bagi masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SIM Digital Korlantas: Praktis, Aman, dan Dinamis Baru
Perpres No.27 2026: Potongan Ojek Online 8% Belum Berlaku
Operasi Patuh 2026: 14 Hari Tepatkan Lalu Lintas Nasional
Toyota Hilux Generasi 9: Mesin Diesel 204 PS, Fitur Level 2
Mitsubishi Siapkan 13 Model Baru, Mulai Mini Pajero 2026
Jetour T1 SUV Turbo Dihargai Rp 388 Juta untuk 500 Pembeli
Berita Terbaru
SPMB Jateng 2026: Pendaftaran Murid Baru Buka Resmi
Rakhmad Basuki: Dari Larangan Orang Tua Jadi Pelatih Pro
Tahu: Protein Nabati, Rasa Martabak, Bola, Gejrot Tradisional
SIM Digital Korlantas: Praktis, Aman, dan Dinamis Baru
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
Mourinho Setuju Kembali ke Real Madrid jika Perez Terpilih
IHSG menutup di zona negatif, turun 4,11%; global merosot
