Psikolog: Relaksasi Otot Redakan Stres dan Marah

Jaka M. · 1 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Psikolog: Relaksasi Otot Redakan Stres dan Marah

Gambar atau konten salah?

Stres dan kecemasan yang menumpuk bisa memicu ledakan emosi, seperti rasa marah yang meluap-luap. Seorang psikolog klinis, Sriana Sihombing, S.Psi, M.M, M.Psi, menawarkan solusi sederhana untuk mengatasinya. Metode yang ia rekomendasikan disebut Progressive Muscle Relaxation (PMR) atau relaksasi otot progresif.

Wanita yang akrab disapa Anna ini menjelaskan, PMR bekerja dengan cara melepaskan ketegangan atau tension dari berbagai kelompok otot. Otot-otot yang dimaksud meliputi bahu, lengan, perut, hingga area wajah. Teknik ini dinilai efektif untuk menenangkan kondisi psikologis yang tidak stabil atau bahkan cenderung meledak-ledak.

"Itu untuk merilis tension, makanya tadi dia harus mengepalkan tangan, angkat bahu. Karena semua tension itu biasanya di bagian tubuh itu tadi," ujar Anna dalam sebuah kesempatan di Siloam Heart Hospital, Cinere, Depok, pada Sabtu, 04 Juli 2026.

Di tengah situasi politik dan ekonomi yang tidak menentu, metode relaksasi melalui gerakan otot juga bisa dilakukan dengan berolahraga. Daripada stres hanya dipendam dan terus menumpuk hingga akhirnya meledak, melampiaskannya dengan mengikuti tren olahraga apa pun yang sedang populer bisa sangat membantu. Selain meredakan stres, olahraga juga membuat tubuh semakin bugar.

"Dirilis lewat olahraga bagus nggak? Bagus. Kalau kita sudah tahu kita stres, tapi kita kekep terus kita tidur, ya tambah stres," kata Anna.

Intinya, stres yang tidak dikelola dengan baik hanya akan terakumulasi dan berujung pada ledakan emosi. Baik melalui teknik relaksasi otot seperti PMR maupun aktivitas fisik seperti olahraga, melepaskan ketegangan secara aktif lebih baik daripada memendamnya sendirian.

streskecemasanrelaksasi otot progresifPMRolahragaledakan emosiketegangan

Komentar

Memuat komentar...