Menyundul Bola Aman? Dokter Saraf Buka Suara
Gambar atau konten salah?
Dalam ajang Piala Dunia 2026, duel udara kerap menjadi penentu kemenangan. Bek harus menghalau umpan silang, sementara penyerang memburu gol lewat sundulan. Semua itu butuh kemampuan khusus.
Pemain sepakbola level elit punya sesi latihan tersendiri untuk memainkan bola dengan kepala. Dalam satu sesi, mereka bisa menyundul bola hingga belasan kali dengan kecepatan yang berbeda-beda. Tapi, kebiasaan ini sebenarnya termasuk benturan di kepala. Pertanyaannya: apakah aman untuk kesehatan otak?
Dokter spesialis bedah saraf, dr Victorio, SpBS dari Lamina Hospital, menjelaskan bahwa risiko cedera otak dari menyundul bola memang ada. Namun, katanya, risikonya sangat kecil. Ia pernah berbincang dengan seorang atlet sepakbola profesional. Atlet itu mengaku sudah tidak merasakan sakit saat menyundul bola, meski sering latihan.
"Karena mereka sudah punya teknik yang baik. Jadi bagaimana menyundul bola dengan kecepatan tinggi mungkin atau kecepatan sedang. Dilakukan tapi tidak sampai membuatnya nyeri," kata dr Rio kepada detikcom pada Selasa, 14 Juli 2026.
Risiko cedera kepala atau otak justru lebih besar jika sundulan dilakukan oleh pemain amatir. Mereka yang tidak mengerti cara menyundul dengan aman lebih rentan cedera. dr Rio menambahkan, bagian kepala paling lemah ada di belakang. Struktur tulang di sana adalah yang paling sedikit.
"Dan tadi berhubungan dengan sundul menyundul, kebetulan yang paling depan termasuk yang paling kuat. Makannya tidak bermasalah kalau yang bola," tutupnya.
Jadi, meski menyundul bola melibatkan benturan di kepala, teknik yang benar membuat risikonya minimal. Pemain profesional sudah terbiasa, sementara pemula perlu lebih hati-hati. Bagian depan kepala lebih kuat, sehingga sundulan yang baik tidak langsung membahayakan otak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Rodri Bangkit dari Cedera Horor, Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia
Hyrox Bukan Lari Biasa, Butuh Latihan Total Tubuh
Lamine Yamal Tumbuh 10 Cm dalam Setahun
Dokter: Risiko Cedera Hyrox Tak Main-Main
Tuchel Izinkan Pemain Bercinta, Dilarang Saat Hari Pertandingan
Jalan Kaki 15 Menit Lebih Efektif dari Jalan Pendek
Berita Terbaru
Menyundul Bola Aman? Dokter Saraf Buka Suara
Indonesia Raih Peringkat Kedua Wisata Ramah Muslim 2026
Oyarzabal Satu Langkah Lagi Pecahkan Rekor Gol Spanyol
Lima Wakil Indonesia Bertanding di Japan Open 2026
Baznas Tangerang Buka Beasiswa Rp3 Juta Per Semester
Ridwan Kamil Resmi Jadi Ayah Angkat Arkana
7 Makanan Penakluk Asam Urat
Inggris Dihukum Gara-Gara Bertahan, Argentina ke Final