MSCI Ubah Peta Saham RI, 11 Emiten Langsung Merah
Gambar atau konten salah?
Jakarta — Morgan Stanley Capital International (MSCI) baru saja merombak peta saham Indonesia di dalam indeksnya. Hasilnya, sebelas saham langsung bergerak melemah pada perdagangan Kamis, 13 Agustus 2026. Sebanyak sepuluh saham dikeluarkan dari indeks, sementara satu saham lainnya mengalami penurunan status dari Global Standard Indexes ke Global Small Cap Indexes.
Pergerakan ini bukan tanpa alasan. MSCI menyelesaikan Tinjauan Indeks Agustus atau August Index Review 2026, dan hasilnya mulai terasa di pasar. Keputusan tersebut akan berlaku efektif setelah penutupan perdagangan pada 31 Agustus 2026. "Semua perubahan akan diberlakukan mulai penutupan pasar pada 31 Agustus 2026," tulis pengumuman resmi MSCI.
Salah satu nama besar yang terdampak adalah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Saham ini dikeluarkan dari Global Standard Indexes. Dalam tiga bulan terakhir, harga saham GOTO mandek di level Rp 50 per saham—stagnan tanpa pergerakan berarti.
Sementara itu, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) tidak dihapus, melainkan diturunkan statusnya. Dari sebelumnya masuk dalam Global Standard Indexes, CPIN kini digeser ke Global Small Cap Indexes. Akibatnya, harga sahamnya melemah 2,54% ke level Rp 3.070 per saham.
Di kelompok saham yang benar-benar dihapus dari Global Small Cap Indexes, pelemahan lebih terasa. PT Bank Jago Tbk (ARTO) turun 4,78% menjadi Rp 1.195 per saham. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) melemah 5,08% ke level Rp 112 per saham.
PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) juga ikut terpuruk. Harganya melemah 7,04% ke level Rp 660 per saham. PT MD Intertainment Tbk (FILM) bahkan lebih dalam lagi, turun 8,82% ke level Rp 930 per saham.
PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) mencatat pelemahan 7,24% ke level Rp 705 per saham. PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) turun 5,41% ke level Rp 70 per saham.
PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) melemah 6% ke level Rp 4.700 per saham. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) ikut tertekan, turun 2,89% ke harga Rp 1.510 per saham. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) juga melemah 2,20% ke level Rp 3.560 per saham.
Sebelas saham ini semuanya masuk dalam daftar perubahan yang diumumkan MSCI. Perubahan status ini langsung mempengaruhi kepercayaan investor, terbukti dari harga yang kompak melemah. Ini bukan pertama kalinya MSCI mengubah komposisi saham Indonesia, dan investor biasanya menyesuaikan portofolio mereka mendekati tanggal efektif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait