Raymond, Joaquin Target 3-0 melawan Korea Kejuaraan Asia 2026

Dedi S. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 115 dibaca
Bisik.id
Raymond, Joaquin Target 3-0 melawan Korea Kejuaraan Asia 2026

Gambar atau konten salah?

Badminton Asia Championships 2026 akan digelar di Ningbo, China pada 07 April 2026 hingga 12 April 2026. Ganda putra Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, menargetkan kemenangan ketiga beruntun melawan pasangan Korea Selatan, Kang Ming Hyuk dan Ki Dong Ju. Target ini muncul setelah hasil undian babak pertama menempatkan kedua pasangan di satu grup.

Setelah latihan di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Joaquin mengungkapkan antusiasmenya: "Sudah (lihat undian), saya kayaknya ketemu Kang Min-hyuk lagi ya. Jodoh banget kayaknya kami sama dia. Ya targetnya ingin bikin (menang) 3-0 dulu lah, baru memikirkan selanjutnya," katanya.

Pasangan Indonesia sudah mengalahkan Kang/Ki dua kali sebelumnya. Kemenangan pertama terjadi di Korea Masters 2025 dengan skor 21-14, 21-11. Pertemuan kedua berlangsung di All England 2026 melalui rubber game 17-21, 21-12, 21-19. Rekor ini memberi mereka modal mental yang kuat menjelang debut di Kejuaraan Asia.

Meski memiliki modal positif, Raymond dan Joaquin mengakui penurunan fokus setelah rangkaian tur Eropa di Maret 2026. Mereka masih merasakan jetlag meski sudah kembali. Untuk memulihkan konsentrasi, mereka melakukan revisi bersama dan berkonsultasi dengan psikolog.

Raymond menjelaskan: "Ya, mungkin dibilang waktu yang banyak juga enggak sih sebenarnya, karena kemarin juga kan masih jetlag, apalagi di sana sebulan. Masih ada jetlag-jetlag-nya, tapi sudah balik sih sekarang. Tapi persiapan fokus sih mungkin kami lebih ke revisi berdua, terus tanya ke psikolog juga, itu sih," ia menyatakan.

Evaluasi konsistensi pasangan ini mencakup tiga turnamen beruntun: All England, Swiss Open, dan Orleans Masters. Setelah menembus semifinal di All England, mereka tersingkir di babak 32 besar dan perempatfinal pada Swiss Open dan Orleans Masters.

Joaquin menambahkan: "Mungkin di All England karena turnamennya bergengsi, turnamen besar, kami termotivasi dan mainnya all out saja. Terlebih itu All England pertama kami, dan ya memang performa kami bisa dibilang lumayan baik," katanya. Ia melanjutkan, "Cuma selanjutnya itu, memang kami harus lebih konsisten, kan hasilnya enggak sesuai prediksi lah ya orang-orang. Ya itu jadi bahan evaluasi kami supaya selalu fokus di mana pun kami bertanding."

Dengan rekam jejak kemenangan atas pasangan Korea dan upaya memperbaiki konsistensi, Raymond dan Joaquin menyiapkan strategi mental dan fisik untuk menghadapi tantangan di Kejuaraan Asia. Keberhasilan mereka di masa lalu memberi keyakinan, sementara evaluasi terbaru menuntut peningkatan fokus di setiap pertandingan.

Kejuaraan Asia Badminton 2026NingboRaymond Indra & Nikolaus JoaquinKang Min-hyuk & Ki Dong JuAll EnglandJetlagPsikolog

Komentar

Memuat komentar...