Real Madrid Menang 3-2 atas Atletico Gagal, Arbeloa Pimpin
Gambar atau konten salah?
Real Madrid menutup pertandingan melawan Atletico Madrid dengan skor tipis 3-2. Kemenangan ini datang di bawah kepemimpinan Alvaro Arbeloa, yang kini memimpin klub sejak Januari lalu.
Sejak menggantikan Xabi Alonso, Arbeloa telah memimpin tim dalam 17 pertandingan. Dari hasil tersebut, 13 kemenangan dan 4 kekalahan menjadi catatan yang cukup solid bagi pelatih berusia 43 tahun.
Dengan hasil tersebut, Los Blancos masih bersaing di posisi kedua Liga Spanyol. Di kancah Liga Champions, mereka berada di babak perempatfinal, menunggu tantangan berikutnya.
Awalnya, banyak orang meragukan keputusan klub untuk mempromosikan Arbeloa dari pelatih tim muda. Namun, kemenangan tipis ini mulai menghapus keraguan tersebut. Ini adalah pengalaman pertama Arbeloa melatih tim utama.
Arbeloa tidak hanya mengalahkan lawan biasa. Ia telah menaklukkan pelatih senior yang lebih berpengalaman. Salah satu contoh adalah Jose Mourinho, mantan mentor Arbeloa di Real Madrid.
Dalam pertemuan pertama, Madrid kalah 2-4 di markas Benfica pada fase Liga Champions. Namun, Arbeloa kemudian membalas dendam ketika Madrid mengalahkan Benfica dua kali dengan agregat 3-1 di babak playoff.
Keberhasilan berikutnya datang ketika Real Madrid menyingkirkan Manchester City di babak 16 besar Liga Champions. Tim menangkan kedua leg dengan agregat 5-1, menempatkan mereka di perempatfinal.
Setelah kemenangan malam ini, Diego Simeone terlihat terpaksa mengakui kehebatan Arbeloa. Madrid berhasil mempertahankan keunggulan 3-2 meski bermain dengan 10 pemain selama sekitar 20 menit terakhir.
Arbeloa menekankan bahwa kunci kemenangan bukan hanya taktik, melainkan juga pemain. “Ketika Anda punya pemain-pemain terbaik, ini lebih mudah,” ungkap dia di AS. “Mereka tahu bagaimana caranya menjadi gigih, menjadi sebuah tim yang hebat. Saya selalu bilang hal itu kepada pemain. Ketika tekanannya mulai dirasakan, rasanya seperti permainan tidak seimbang. Saya berterima kasih kepada semua orang, dan saya harap kami kompak terus. Mari tunjukkan kekuatan dari persahabatan. Dan mari kita terus menang,” lugas Arbeloa.
Dengan rekam jejaknya, Arbeloa menunjukkan bahwa ia mampu mengatasi tekanan dan memimpin Real Madrid melawan lawan-lawan kuat. Kemenangan tipis ini menegaskan bahwa strategi dan komitmen tim dapat mengatasi skeptisisme awal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Timnas U‑19 Siap Hadapi Timor Leste, Kaka Fokus Evaluasi
Malaysia Pemenang Piala Dunia 2026, Indonesia Hanya Putros
Riquelme Tantang Perez: Janji Haaland & Beban Anggota
Messi Terima Penghargaan Putri Asturias di Kansas City
Garuda Muda vs Timor Leste: Piala AFF 2026 di Sumut
Rakhmad Basuki: Dari Larangan Orang Tua Jadi Pelatih Pro
Berita Terbaru
Mortir Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura, Papua, Risiko
Rupiah Jatuh 14.000, Pasar Saham Turun 4.1%, Risiko Kredit
Timnas U‑19 Siap Hadapi Timor Leste, Kaka Fokus Evaluasi
Pasangan Adnan-Indah Kalah 18‑21, China Laju ke 16 Besar
Operasi Benjolan Bahu Raffi Ahmad, Dorong Pemeriksaan Rutin
122 Program Studi Tutup Akhir 2026, Menteri Jelaskan Alasan
Telur Ceplok Balado Jadi Pilihan Pagi di Rumah
Kemenpar Luncurkan Program Penertiban Akomodasi 2026
Malaysia Pemenang Piala Dunia 2026, Indonesia Hanya Putros
