Redite Kliwon Tolu Menentukan Kegiatan Harian di Bali

Bima J. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 98 dibaca
Bisik.id
Redite Kliwon Tolu Menentukan Kegiatan Harian di Bali

Gambar atau konten salah?

Denpasar, Redite Kliwon Tolu, Minggu 3 Mei 2026 merupakan satu hari dalam penanggalan Bali. Pada hari ini, perhitungan kalender menandai beberapa aktivitas yang tidak dianjurkan, terutama menanam padi.

Kalender Bali menyimpan istilah ala ayuning dewasa, yang menandai hari baik atau buruk untuk berbagai kegiatan adat dan ritual. Masyarakat Hindu di Bali sering mengacu pada istilah ini saat memutuskan kapan melakukan upacara, pertemuan, atau memulai pekerjaan baru.

Berikut panduan aktivitas berdasarkan perhitungan hari Redite Kliwon Tolu:

  • Bojog Munggah – Tidak baik untuk menanam padi, jagung. (Alahing dewasa 4)
  • Dadig Krana – Baik untuk menanam tebu, mentimun. Tidak baik untuk upacara atau yadnya, mengadakan pertemuan (rapat), berenggama. (Alahing dewasa 2)
  • Kala Dangu – Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, bepergian. (Alahing dewasa 3)
  • Kala Tampak – Tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan). (Alahing dewasa 3)
  • Karna Sula – Tidak baik untuk melangsungkan perkawinan, mengambil/menangkap/membeli binatang peliharaan, mengadakan pertemuan/rapat, berbicara kepada orang lain. (Alahing dewasa 2)
  • Pepedan – Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Alahing dewasa 3)
  • Semut Sedulur – Baik untuk gotong royang, kerja bakti, memulai kampanye, membentuk perkumpulan. Tidak baik mengubur atau membakar mayat. (Alahing dewasa 4)

Pararasan: Laku Bintang, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Kemertaan, Pratiti: Sadayatana. (iws/iws)

Dengan mengikuti panduan ini, masyarakat dapat menyesuaikan kegiatan sehari‑harinya dengan ritme alam dan tradisi Bali.

Redite Kliwon ToluKalender BaliAyuning DewasaMenanam padiPerkawinanUpacaraPembangunan

Komentar

Memuat komentar...