Redite Paing: Manusa Yadnya Tidak Dianjurkan 14 Juni 2026
Gambar atau konten salah?
Redite Paing Dunggulan, 14 Juni 2026, menampilkan hari ala ayuning dewasa menurut kalender Bali. Hari ini dianggap tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya.
Kalender Bali mengklasifikasikan ala ayuning dewasa sebagai hari baik atau buruk berdasarkan perhitungan khusus. Masyarakat Hindu di Bali menggunakan klasifikasi ini untuk menentukan kapan boleh atau tidak boleh melakukan kegiatan adat dan ritual.
Kala Bancaran – Baik untuk membuat senjata, taji, atau pengiris (pisau besar). Alahing dewasa 3.
Kala Gotongan – Baik untuk memulai suatu usaha. Tidak baik untuk mengubur atau membakar mayat. Alahing dewasa 4.
Kala Luang – Baik untuk membuat terowongan, menanam ketela, atau umbi-umbian. Alahing dewasa 3.
Pamacekan – Baik untuk mengerjakan sawah atau tegal, membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik melaksanakan yadnya. Alahing dewasa 2.
Pepedan – Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. Alahing dewasa 3.
Salah Wadi – Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.). Tidak baik untuk Pitra Yadnya (penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll.). Alahing dewasa 3.
Sedana Yoga – Baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, dan memulai berjualan karena akan murah rejeki. Alahing dewasa 2.
Uncal Balung – Tidak baik melakukan semua jenis pekerjaan yang dianggap penting. Alahing dewasa 3.
Informasi lengkap tentang perhitungan kalender Bali dapat diakses di kalenderbali.org. Hari ini, Redite Paing Dunggulan menegaskan bahwa kegiatan Manusa Yadnya tidak dianjurkan, sesuai dengan klasifikasi ala ayuning dewasa yang berlaku pada tanggal 14 Juni 2026. Hal ini menekankan pentingnya memperhatikan hari-hari adat dalam menjalankan upacara dan aktivitas sehari‑hari di Bali.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah