Rupiah 18.000 per Dolar, Menteri Usulkan Barter Filipina

Bayu K. · 2 min baca · 1 jam lalu · 29 dibaca
Bisik.id
Rupiah 18.000 per Dolar, Menteri Usulkan Barter Filipina

Gambar atau konten salah?

Nilai tukar rupiah menembus Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat. Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengungkapkan alternatif baru untuk menstabilkan nilai tukar dan dampak perdagangan Indonesia, termasuk sistem barter dengan Filipina.

Budi mengatakan upaya ini diinisiasi setelah pertemuan dengan pengusaha asal Filipina di acara ASEAN beberapa waktu lalu. “Jadi, waktu kemarin waktu acara ASEAN kami ketemu salah satu pengusaha dari Filipina. Dia impor barang kita selama ini, karena di Filipina kan juga nilai tukarnya kan juga lagi kurang bagus. Jadi, bagaimana kalau kita pakai cara barter,” ujar Budi di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (04 Juni 2026).

Ia menegaskan bahwa pembeli (buyer) untuk skema barter ini sudah siap. Penandatanganan kontrak rencananya akan dilakukan pada pertengahan bulan ini. Namun, ia belum menyebut jenis komoditas apa saja yang akan masuk dalam skema barter tersebut. “Nah, ini sudah kita carikan buyer‑nya udah ketemu, nanti tanggal 12 kita akan tandatangan kontrak dengan buyer,” jelas ia.

Pelemahan rupiah berdampak pada harga barang impor, mulai dari bahan baku pupuk, kedelai, hingga suku cadang. Menanggapi hal tersebut, Budi mengklaim harga dan stok bahan pokok di pasar domestik terpantau masih stabil. Ia akan terus memantau importasi bahan baku dan berkoordinasi dengan produsen. “Dari importasi bahan baku itu kita monitor, kita terus komunikasi dengan para produsen jangan sampai itu pun terganggu gitu kan jangan sampai stok nggak ada,” imbuh ia.

Sejauh ini, dampak pelemahan mata uang belum dirasakan pada kinerja perdagangan internasional. Menurut Budi, kondisi perdagangan Indonesia masih bagus. Hal tersebut dapat dibuktikan oleh ekspor Indonesia tumbuh 5,48 % secara tahunan. “Sebenarnya kita kondisinya masih bagus dengan kondisi sekarang ekspor kita tetap naik 5,48%,” tambah Budi.

Dengan langkah barter, Indonesia berharap dapat mengurangi ketergantungan pada mata uang asing dan menjaga kestabilan harga dalam negeri. Skema ini masih dalam tahap persiapan, dan hasil akhir akan terlihat pada akhir bulan ini.

rupiahnilai tukarbarterFilipinaeksporASEANbahan bakuperdagangan

Komentar

Memuat komentar...