Rupiah Menguat, IHSG Naik 2,5% Saat Global Berkurang Pasar Indonesia

Guntur P. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 57 dibaca
Bisik.id
Rupiah Menguat, IHSG Naik 2,5% Saat Global Berkurang Pasar Indonesia

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berbicara di Istana Kepresidenan pada Rabu, 08 April 2026 tentang penguatan rupiah.

Menurutnya, penguatan rupiah terjadi karena berkurangnya ketidakpastian global. Ia berkata, “Malah takut lu? Ketidakpastian global berkurang kan, itu berdamai. Otomatis rupiah menguat, dan IHSG hampir 3% tadi,”.

Purbaya menambahkan bahwa bila kondisi global membaik, fundamental ekonomi Indonesia akan terlihat. Ia menyatakan, “Kalau global, dan bagus kondisinya jadi kalau sentimen hilang ya udah kelihatan lagi fondasi fundamental ekonominya,”.

Pada perdagangan pagi ini, dolar AS melemah di hadapan rupiah. Meskipun begitu, mata uang Paman Sam tetap berada di level Rp 17.000‑an. Data Bloomberg menunjukkan dolar AS turun 0,58% menjadi Rp 17.006 pada awal perdagangan.

IHSG juga menguat. Menurut RTI, indeks berada di 7.143,00 pada pukul 09.05 WIB, naik 2,47% atau 171,98 poin.

Kondisi pasar menandakan bahwa sentimen investor kembali stabil setelah ketidakpastian global menurun. Pergerakan rupiah dan saham menunjukkan sinyal positif bagi ekonomi domestik.

Purbaya Yudhi Sadewapenguatan rupiahketidakpastian globalIHSGdolar ASsentimen investorekonomi Indonesia

Komentar

Memuat komentar...