Salat Idul Fitri di Mesjid Agung Medan, Imam Syukur Siregar

Endah K. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 38 dibaca
Bisik.id
Salat Idul Fitri di Mesjid Agung Medan, Imam Syukur Siregar

Gambar atau konten salah?

21 Maret 2026 – Di Mesjid Agung Medan, Jumat malam menjelang Idul Fitri, umat berkumpul dari lantai tiga hingga lantai dasar. Imam Besar Mesjid Agung, Syukur Siregar memimpin sholat, diiringi oleh Wakil Rektor I UINSU Azhari Akmal Tarigan sebagai khatib.

Azhari membuka pidato dengan pesan tentang potensi diri. Ia mengingatkan bahwa manusia dapat memaksimalkan bakatnya meski memiliki kekurangan. Menurutnya, rasa syukur setelah menunaikan ibadah Ramadhan meningkatkan kesholehannya.

Selanjutnya, Azhari menyoroti pentingnya sumber daya alam Indonesia. Ia menegaskan bahwa masih kurangnya kepedulian lingkungan, yang terlihat dari bencana yang menimpa Pulau Sumatra beberapa waktu lalu. Ia menyerukan pemanfaatan alam secara bijaksana, sekaligus menjaga lingkungan untuk menghindari bencana.

Ia juga mengekspresikan keprihatinan terhadap generasi yang terlalu bergantung pada gadget. Menurutnya, kebiasaan “rebahan” dan kecanduan gadget menghambat kemampuan berpikir kritis serta filosofis, sehingga menurunkan kualitas generasi muda.

Menutup pidato, Azhari menekankan bahwa Ramadhan harus dimanfaatkan sebagai momentum. Ia mengajak orang tua, ayah, ibu, dan kakek-nenek untuk memperbanyak membaca, membuka ruang diskusi, dan menumbuhkan rasa ingin tahu anak-anak tentang ilmu pengetahuan.

Ringkasan – Pada malam Idul Fitri 21 Maret 2026, Mesjid Agung Medan menjadi pusat sholat yang dipimpin oleh Imam Besar Syukur Siregar dan khatib Wakil Rektor I UINSU Azhari Akmal Tarigan. Azhari menekankan pentingnya memaksimalkan potensi diri, menjaga sumber daya alam, dan mengurangi ketergantungan gadget pada generasi muda. Ia juga mengajak keluarga memanfaatkan masa Ramadhan sebagai waktu memperbanyak membaca dan berdiskusi.

Mesjid Agung MedanSalat Idul FitriImam Besar Syukur SiregarUIN Sumatera UtaraSumber Daya AlamGenerasi GadgetRamadhanDiskusi Generasi Muda

Komentar

Memuat komentar...