Shopee Luncurkan Kalkulator Biaya dan Live Studio untuk UMKM

Lina F. · 3 min baca · 1 jam lalu · 16 dibaca
Bisik.id
Shopee Luncurkan Kalkulator Biaya dan Live Studio untuk UMKM

Gambar atau konten salah?

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus didorong untuk memanfaatkan teknologi. Tujuannya jelas: mengembangkan bisnis dan menjangkau konsumen yang lebih luas. Menanggapi hal ini, Shopee meluncurkan dua inovasi baru yang dirancang khusus untuk membantu para penjual. Kedua inovasi tersebut adalah Kalkulator Biaya dan Shopee Live Studio.

Kedua fitur ini diperkenalkan dalam semangat baru kampanye Shopee Pilih Lokal, yang mengusung tema 'Semangat Baru Majukan Produk Lokal Indonesia'. Radynal Nataprawira, Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia, menjelaskan bahwa kehadiran Kalkulator Biaya bertujuan memberikan gambaran yang lebih jelas kepada penjual mengenai komponen biaya sebelum mereka menentukan harga jual produk.

Dengan fitur ini, penjual bisa menghitung harga secara lebih presisi. Mereka bisa melihat apakah harga yang ditetapkan terlalu rendah, terlalu tinggi, atau sudah pas dengan biaya produksi dan margin keuntungan yang diinginkan. "Melalui kalkulator biaya ini, nanti para seller dapat melihat dengan lebih mudah rincian biayanya. Jadi dari awal HPP (Harga Pokok Penjualan) sampai harga jual akhir sebelum dicantumkan di aplikasi kami, semuanya bisa terhitung," kata Radynal dalam acara ASN Gemar Belanja Shopee Pilih Lokal, Rabu, 07 Oktober 2026.

Radynal menambahkan bahwa transparansi biaya menjadi salah satu fokus utama dalam semangat baru Shopee Pilih Lokal. Menurutnya, kejelasan informasi ini sangat penting. Ini membantu pelaku UMKM mengambil keputusan secara lebih terukur dan memahami pengelolaan bisnis mereka dengan lebih baik. "Seller berhak mendapatkan kejelasan atas setiap rupiah yang mereka keluarkan dan setiap rupiah yang mereka dapatkan," paparnya.

Selain Kalkulator Biaya, Shopee juga memperkenalkan Shopee Live Studio. Fitur ini dirancang untuk membantu penjual memanfaatkan perkembangan video commerce dan live commerce. Melalui fitur tersebut, penjual bisa mengelola siaran langsung dengan lebih praktis. Mereka juga bisa menghadirkan konten audiovisual yang lebih berkualitas. Selama sesi live berlangsung, detail produk bisa ditampilkan secara lebih jelas. "Melalui fitur Shopee Live Studio yang kami hadirkan, seller dapat mengelola siaran langsung dengan jauh lebih praktis serta menghadirkan konten audiovisual yang jauh lebih berkualitas," imbuhnya.

Di sisi lain, Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM RI, Temmy Satya Permana, mengatakan bahwa penguatan produk lokal perlu dilakukan. Alasannya, ASN dan karyawan BUMN merupakan salah satu pasar yang strategis bagi UMKM. "Yang saat ini menjadi pasar yang strategis bagi UMKM adalah ASN dan karyawan BUMN. Yang punya fixed income dan sudah pasti tanggal gajiannya tanggal berapa," kata Temmy.

Menurut Temmy, potensi pasar yang besar ini harus diikuti dengan peningkatan preferensi terhadap produk lokal. Karena itu, Kementerian UMKM bersama Shopee meluncurkan gerakan ASN Gemar Belanja Shopee Pilih Lokal. "Kita tidak anti impor, tapi juga jadikanlah produk lokal sebagai pilihan utama," ujarnya. Temmy juga mengapresiasi langkah Shopee yang mendukung program ini. Dia berharap kolaborasi ini bisa memberikan manfaat nyata bagi para pelaku usaha lokal. "Saya apresiasi kepada Shopee yang sudah mau me-launching program ini bersama kami," pungkasnya.

Shopee juga mencatat pertumbuhan yang signifikan. Sepanjang tahun 2025, penjualan produk di kanal Shopee Pilih Lokal tumbuh sebesar 50%. Sementara itu, jumlah produk lokal yang dipasarkan melalui kanal tersebut meningkat hingga 60%. Melalui Program Ekspor Shopee sepanjang 2025, sekitar 90 juta produk lokal berhasil menjangkau konsumen di berbagai negara, mulai dari Asia Timur, Asia Tenggara, hingga Amerika Latin.

Dengan berbagai dukungan ini, Shopee berharap semakin banyak UMKM Indonesia yang bisa mengembangkan bisnisnya. Harapannya, mereka bisa memanfaatkan teknologi dan memperluas pasar hingga ke mancanegara. Data pertumbuhan penjualan dan jumlah produk yang meningkat menunjukkan bahwa program ini mulai membuahkan hasil, meskipun masih perlu waktu untuk melihat dampak jangka panjangnya bagi ekosistem UMKM secara keseluruhan.

UMKMShopeeKalkulator BiayaShopee Live StudioProduk LokalTeknologi

Komentar

Memuat komentar...