Siti Zahro Bekasi: 23 Tahun, Ditemukan Kista Ovarium Raksasa

Ratna D. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Siti Zahro Bekasi: 23 Tahun, Ditemukan Kista Ovarium Raksasa

Gambar atau konten salah?

Siti Zahro, seorang remaja berusia 23 tahun yang tinggal di Bekasi, menjadi viral di media sosial setelah ia membagikan pengalaman didiagnosis dengan kista ovarium berukuran raksasa. Awalnya, Siti mengira perutnya semakin membesar hanya karena lemak atau kenaikan berat badan.

Ia mulai menyadari ada yang tidak biasa ketika perut bagian bawahnya terus membesar dan terasa semakin berat. “Awalnya aku pikir cuma lemak biasa. Soalnya perut aku memang sudah agak buncit dari tahun sebelumnya, tapi cuma di bagian bawah dan masih lembek,” kata Siti pada hari Sabtu, 13 Juni 2026.

Setelah menjalani pemeriksaan medis, dokter menemukan adanya kista ovarium berukuran hingga 29 sentimeter di dalam tubuhnya. Sebelum didiagnosis, Siti sering mengalami nyeri perut bagian kanan yang datang berulang. Ia juga merasakan pinggang dan punggung bagian belakang sangat pegal hingga mengganggu aktivitas sehari‑hari. “Yang paling sering aku rasain itu sakit perut bagian kanan. Terus pinggang sama punggung belakang sakit banget, pegel banget,” ujarnya.

Meskipun begitu, ia tidak langsung memeriksakan diri ke dokter karena mengira keluhan tersebut hanya akibat kelelahan atau aktivitas sehari‑hari. Siti juga mengaku memiliki pola makan yang jauh dari kata ideal. Ia sangat menyukai makanan pedas dan asin, seperti bakso dan seblak. Dalam sehari, ia bahkan hanya mengonsumsi nasi satu kali. “Aku makan nasi cuma sehari sekali. Pagi biasanya makan bakso, siang baru makan nasi. Pulang kerja selalu beli seblak, terus malam suka ngemil makanan pedas‑pedas,” ujarnya. Selain pola makan yang kurang seimbang, Siti juga sering menahan buang air kecil karena kesibukan sehari‑hari.

Perutnya mendadak membesar saat stres berat. Saat itu, perutnya terasa semakin berat dan ukurannya terus membesar. Kondisi tersebut akhirnya membuatnya memutuskan memeriksakan diri ke dokter. Pada Maret 2026, ia menjalani pemeriksaan USG transvaginal. Hasilnya menunjukkan adanya kista ovarium berukuran sekitar 29 sentimeter. Pemeriksaan lanjutan menggunakan MRI pada April memperlihatkan ukuran kista yang sangat besar, mencapai sekitar 23 x 29 sentimeter.

Dokter menjelaskan bahwa kista yang dialami Siti diduga berkaitan dengan faktor hormonal. Kista ovarium merupakan kantung berisi cairan yang tumbuh di dalam atau pada permukaan ovarium. Sebagian besar kista bersifat jinak dan dapat mengecil dengan sendirinya. Namun, pada beberapa kasus, kista dapat terus membesar hingga menimbulkan keluhan seperti nyeri panggul, perut terasa penuh, cepat kenyang, hingga pembesaran perut. Karena ukurannya yang sudah sangat besar, dokter merekomendasikan tindakan operasi untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. “Dokter bilang harus segera dioperasi karena ukurannya sudah besar dan terus bertambah,” kata Siti.

Kesimpulannya, kisah Siti menegaskan pentingnya tidak menunda pemeriksaan medis ketika mengalami perubahan tubuh yang tidak biasa. Kista ovarium, walaupun sering bersifat jinak, dapat tumbuh cukup besar dan menimbulkan gejala serius jika tidak ditangani tepat waktu. Siti kini sedang menunggu prosedur operasi dan berharap dapat kembali sehat seperti sebelumnya.

Siti Zahrokista ovariumBekasiperut membesarUSG transvaginalMRIoperasi

Komentar

Memuat komentar...