Kurang Cukup: 5 Porsi Buah dan Sayur Tidak Cukup Flavanol
Gambar atau konten salah?
Berbagai ahli kesehatan selama ini menyarankan agar setiap orang mengonsumsi lima porsi buah dan sayuran setiap hari. Ide ini dianggap cukup untuk menjaga kesehatan tubuh secara umum.
Namun, sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa rekomendasi tersebut belum tentu cukup untuk memberi manfaat maksimal bagi kesehatan jantung.
Penelitian tersebut dilakukan oleh peneliti dari University of Reading, Harvard Medical School, University of California Davis, dan Mars Inc. Tim ini menganalisis pola makan dan data biomarker lebih dari 30.000 orang dewasa di Amerika Serikat dan Inggris.
Hasilnya menunjukkan bahwa kurang dari 25 persen responden yang sudah memenuhi anjuran lima porsi buah dan sayuran mampu mencapai asupan flavanol sebesar 500 miligram per hari, jumlah yang sebelumnya dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan jantung.
“Flavanol dapat secara signifikan menurunkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular, tetapi hanya jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pilihan buah dan sayuran yang dikonsumsi sehari‑hari ternyata lebih menentukan daripada sekadar jumlahnya.
Menurutnya, menambahkan segenggam blackberry, satu buah apel utuh, atau secangkir teh hijau saat makan dapat membantu meningkatkan asupan flavanol dari makanan.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Food & Function juga mengidentifikasi sejumlah sumber flavanol terbaik, antara lain:
- plum
- cranberry
- blackberry
- teh hijau
- kacang fava
- ceri
- apel yang dimakan bersama kulitnya
- stroberi
- blueberry
- kacang pinto
Dalam keterangan resminya, University of Reading menyebut bahwa memasukkan buah blueberry, plum, blackberry, kacang fava, atau ceri ke dalam menu harian dapat menjadi langkah sederhana untuk mendukung kesehatan jantung.
Profesor Gunter Kuhnle dari University of Reading mengatakan bahwa pesan untuk mengonsumsi lima porsi buah dan sayuran per hari tetap relevan. Namun, ia menilai orang‑orang perlu lebih memperhatikan jenis buah dan sayuran yang dipilih.
“Lima porsi sayuran dan buah setiap hari tetap merupakan pesan yang tepat, tetapi mungkin kita perlu memikirkan lebih cermat lima jenis sayuran dan buah apa yang harus dikonsumsi,” pungkas Kuhnle.
Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa bukan hanya kuantitas, melainkan juga kualitas dan jenis buah serta sayuran yang dikonsumsi yang menentukan seberapa besar manfaat bagi kesehatan jantung. Dengan memperhatikan pilihan makanan, orang dapat meningkatkan asupan flavanol dan mendukung aliran darah serta mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
