Situ Rancabungur Ciamis Surut, Warga Manfaatkan Jadi Lahan Sayur
Gambar atau konten salah?
Musim kemarau yang sudah berlangsung lebih dari satu bulan mulai terasa dampaknya di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis. Salah satu contoh nyata terlihat di Situ Rancabungur, yang berlokasi di Kelurahan Benteng, Kecamatan Ciamis. Debit air di situ tersebut terus menyusut hingga sebagian dasar danau berubah menjadi lahan pertanian. Kondisi ini terpantau pada Senin, 13 Juli 2026.
Air kini hanya tersisa di bagian tengah situ yang memiliki kedalaman lebih besar. Sementara itu, area yang sudah kering dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk menanam berbagai jenis sayuran. Beberapa tanaman yang ditanam antara lain kangkung, bayam, hingga kacang tanah. Di bagian tengah yang masih tergenang air, ikan peliharaan warga masih bisa bertahan hidup.
Sebagian area lain yang belum dimanfaatkan untuk bercocok tanam mulai ditumbuhi rumput liar. Dua unit perahu bebek yang dulunya menjadi wahana wisata di situ kini terparkir dan sudah lama tidak beroperasi. Penyebabnya jelas: debit air yang terus berkurang membuat perahu tidak bisa digunakan lagi.
Situ Rancabungur, yang juga dikenal dengan nama Situ Cibungur, memiliki luas sekitar 1,68 hektare. Tempat ini dibangun sekitar tahun 2010 dengan tujuan utama sebagai tampungan air saat musim hujan. Selain itu, situ ini juga berfungsi membantu menjaga cadangan air tanah bagi warga yang tinggal di sekitarnya.
Yogi, seorang warga yang tinggal di sekitar situ, menceritakan bahwa air mulai surut sejak sekitar satu bulan terakhir. Menurutnya, kondisi ini berbeda dengan beberapa tahun lalu. Biasanya, situ baru mengering jika kemarau berlangsung lebih lama dari biasanya.
"Sudah sekitar sebulan air tinggal di bagian tengah. Kalau bagian tengah itu sampai kering, biasanya sumur-sumur warga juga ikut mengering. Sekarang memang masih ada air, tapi debitnya mulai berkurang," kata Yogi saat ditemui di sekitar Situ Rancabungur.
Menurut Yogi, surutnya air justru dimanfaatkan oleh warga untuk bercocok tanam. Selain menghasilkan sayuran untuk kebutuhan sehari-hari, lahan yang ditanami juga tidak dibiarkan begitu saja dipenuhi rumput liar. Ini menjadi solusi sementara yang cukup menguntungkan.
"Daripada jadi semak, warga memanfaatkan lahan yang kering untuk menanam sayuran. Selama masih ada air di tengah situ, menyiram tanaman juga masih mudah. Kalau situ benar-benar kering, jangankan menyiram tanaman, untuk kebutuhan mandi saja kami harus mencari air ke tempat lain," ujarnya.
Yogi mengaku biasanya ikut menanam sayuran saat air surut. Namun, tahun ini ia belum sempat melakukannya karena kesibukan. Hasil panen dari lahan tersebut, kata dia, ada yang dikonsumsi sendiri oleh warga yang menggarap, dan ada pula yang dijual untuk menambah penghasilan.
Bagi warga Lingkungan Cimandala, keberadaan Situ Rancabungur memiliki peran yang sangat penting. Tempat ini berfungsi sebagai penyangga cadangan air tanah. Sebagian besar warga masih mengandalkan sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena kawasan tersebut belum terlayani jaringan air bersih dari pemerintah.
"Kalau kemaraunya panjang, sumur pasti mengering. Saya biasanya mengambil air ke mata air Cipancur atau ke sumur bor di daerah tetangga. Sekarang saja sumur sedalam 12 meter sudah mulai kecil debitnya, jadi harus menunggu air terkumpul lagi," tuturnya.
Kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya Situ Rancabungur bagi warga sekitar. Ketika kemarau panjang melanda, situ ini menjadi indikator awal apakah sumur-sumur warga akan ikut mengering atau tidak. Warga pun harus mencari alternatif sumber air jika situ benar-benar kering total.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Situ Rancabungur Ciamis Surut, Warga Manfaatkan Jadi Lahan Sayur
Transaksi Koperasi Desa Capai Rp56,69 Miliar
80 Menu Premium Mewarnai Sarapan di The Trans Luxury Hotel Surabaya
Japan Open 2026 Dimulai, Tiga Wakil Indonesia Turun Hari Ini
Ramalan Zodiak Asmara, Selasa 14 Juli 2026
Xabi Alonso: Spanyol 2024 Mirip Juara Dunia 2010
Hotspot Sumsel Diprediksi Bertambah Akibat Curah Hujan Berkurang
14 Juli 2026 Bertepatan dengan 29 Muharram 1448 H