SMAN 28 Bandung Rekor Pendaftaran SPMB 2026 Meski Tanpa Bangunan
Gambar atau konten salah?
SMAN 28 Bandung menjadi sorotan karena pendaftaran di SPMB Jawa Barat 2026 mencapai tingkat yang belum pernah terlihat sebelumnya. Meskipun bangunan fisiknya belum selesai, jumlah pendaftar sudah melampaui batas kapasitas sekolah.
Terletak di Jalan Pacuan Kuda, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, sekolah ini masih berupa lahan kosong dengan papan nama SMAN 28 Bandung yang berdiri tegak. Tidak ada ruang kelas, meja belajar, atau fasilitas lain karena bangunan belum ada. Namun, papan nama tersebut sudah menjadi magnet bagi banyak orang yang ingin menempuh pendidikan di sekolah negeri tingkat atas.
“SPMB sudah dimulai dan alhamdulillah animo masyarakat sangat tinggi. Khususnya di Kecamatan Arcamanik karena selama ini belum ada SMA Negeri,” ujar Kepala SMAN 28 Bandung, Ai Sumiati, pada hari Sabtu, 13 Juni 2026.
Di tahun pertama operasional, sekolah menyediakan enam rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas 36 siswa per kelas, sehingga total kapasitasnya hanya 216 siswa. Meski terbatas, minat para calon murid melonjak tajam. “Tapi yang daftar atau berminat ke SMAN 28 ini sudah mencapai 600 orang,” tambahnya.
Karena gedung permanen masih dalam proses, seluruh siswa angkatan pertama akan belajar di SMAN 23 Bandung selama satu semester. “Kami hanya menggunakan tempat di SMAN 23. Secara administrasi dan pengelolaan sekolah sudah terpisah sebagai SMAN 28 Bandung,” jelas Ai.
Ai menegaskan bahwa penggunaan fasilitas di SMAN 23 bersifat sementara. Secara kelembagaan, SMAN 28 Bandung sudah berdiri sendiri dengan struktur pengelolaan dan administrasi yang terpisah sepenuhnya. “SMA 28 Bandung sudah memiliki SK pendirian. Selama pembangunan berlangsung, pembelajaran dilakukan sementara di SMAN 23. Mudah-mudahan semester dua atau sekitar Januari nanti sudah bisa menempati gedung baru,” ujarnya.
Proses pembangunan gedung permanen sedang dipersiapkan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat. Ai menegaskan bahwa kehadiran SMAN 28 Bandung bukan sekadar rencana di atas kertas, melainkan institusi pendidikan yang siap berjalan dan segera memiliki fasilitas mandiri. “Jangan khawatir karena SMA 28 Bandung sudah pasti dibangun dan akan memiliki gedung sendiri,” pungkasnya.
Dengan dukungan legalitas yang kuat, administrasi yang terpisah, dan rencana pembangunan yang jelas, SMAN 28 Bandung menunjukkan kesiapan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan di Kecamatan Arcamanik. Meskipun masih menunggu fasilitas fisik, sekolah ini sudah menjadi pilihan utama bagi banyak keluarga yang menginginkan pendidikan negeri tingkat atas bagi anak-anak mereka.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
SMAN 28 Bandung Rekor Pendaftaran SPMB 2026 Meski Tanpa Bangunan
Perbandingan PPPK dan CPNS: Jalur Rekrutmen ASN di Indonesia
Piala Dunia 2026: 8 Tim MENA Tingkatkan Pariwisata Global
FC Mobile Kode Redeem Baru, Dapatkan Star Shard Sekarang
Kepala Bapanas: Stok Beras 5,3 Juta Ton, Tidak Ada Kelangkaan
Palembang Siapkan Zona UMKM Kuliner, BRI Bantu Tenda Seragam
Bangunan Gudang Trotoar Bandung Jadi Parkir Mobil Diperbongkar
