StarDream Cruises Tambah Rute di Indonesia, Fokus Medan
Gambar atau konten salah?
StarDream Cruises, perusahaan pelayaran yang telah beroperasi di kawasan Asia, terus menambah rute di wilayah ini. Fokus utama mereka kini adalah Indonesia, di mana mereka berencana menambah banyak destinasi baru.
Presiden StarDream Cruises, Michael Goh, mengatakan bahwa Indonesia menjadi salah satu fokus penting dalam pengembangan itinerary ke depan. Ia mengaku menemui pihak terkait di Mandarin Oriental Singapura pekan lalu.
“Kami terus menjelajahi destinasi baru, termasuk di Indonesia. Namun, untuk memperkenalkan destinasi tersebut, infrastruktur harus mampu mendukung operasional kapal pesiar,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Kami pergi ke Medan, dan saya bisa katakan belum ada kapal pesiar lain yang pernah ke sana,” menjelaskan bahwa rute ke Medan masih belum pernah dijelajahi oleh kapal pesiar lain sebelumnya.
Selain Medan, StarDream Cruises telah lebih dulu menjelajahi sejumlah destinasi lain di Indonesia, seperti:
Goh menegaskan bahwa tantangan utama bagi ekspansi ini adalah biaya dan kesiapan fasilitas pelabuhan. Ia menegaskan, “Pada akhirnya, ini masih soal biaya dan kesiapan infrastruktur. Kami terus menjajaki apakah destinasi tersebut mampu memenuhi kebutuhan operasional kapal pesiar,” menjelaskan bahwa infrastruktur yang memadai menjadi kunci agar destinasi-destinasi baru dapat masuk dalam jaringan pelayaran secara berkelanjutan.
Dengan pendekatan yang terukur namun progresif, StarDream Cruises melihat Indonesia sebagai pasar potensial yang masih bisa terus dikembangkan. Jika didukung infrastruktur yang memadai, bukan tidak mungkin semakin banyak kota di Indonesia akan masuk dalam peta pelayaran cruise internasional dalam waktu dekat.
Saat ini StarDream Cruises sudah berlayar ke lebih dari 50 destinasi di seluruh Asia Tenggara dan Asia Timur, termasuk pelabuhan-pelabuhan yang diminati di Jepang dan Korea Selatan.
StarDream Cruises menempatkan Indonesia sebagai target ekspansi utama, namun keberhasilan tergantung pada kesiapan infrastruktur dan biaya operasional. Dengan dukungan yang tepat, rute baru di Indonesia dapat segera menjadi bagian dari jaringan pelayaran internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Prabowo Buka Penerbangan Bandara Bandung & Yogyakarta
Bandara Adisutjipto Tak Perlu Direaktivasi, YIA Cukup
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Trans Luxury Hotel Surabaya Buka, Soft Opening Rp999.000
Jatiluwih: Turis Asia Domestik Naik, Barat Turun Pasar Konflik
Berita Terbaru
UEA Berhenti Ujian Internasional, Pindah Online Kini
Damri: Rute Bus Palembang–Lampung, Harga Rp 200–228 Ribu
Raffi Ahmad Operasi Benjolan Bahu Setelah Haji, Tertutup
Kementerian Agama Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Puasa 1 Muharram
Bom Incendiary Ditemukan dan Dimusnahkan di Sungai Ariyau, Jayapura
Peternak Sapi Perah Dusun Brau Siap Hadapi Musim Kemarau
Prabowo Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis di Sentul
Indonesia Open 2026: 16 Besar di Istora Senayan, Menang
Prabowo Buka Penerbangan Bandara Bandung & Yogyakarta
Messi Terima Penghargaan Putri Asturias di Kansas City
