Talk Show 'Voices of Influence' Rayakan Hari Kartini

Eko P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 54 dibaca
Bisik.id
Talk Show 'Voices of Influence' Rayakan Hari Kartini

Gambar atau konten salah?

Sabtu, 4 April 2026, Discovery Kartika Plaza Hotel menggelar talk show bertajuk “Voices of Influence” di Sunset Bar & Lounge. Acara ini dirancang untuk memperingati Hari Kartini dan menyoroti peran perempuan dalam berbagai bidang.

Para pembicara utama terdiri dari Maudy Koesnaedi, Rachel Wang – co‑founder Miss Teenager Indonesia, Ria Templer, co‑founder dan direktur Utama Spice, serta Putu Fitri Ertaningsih, direktur Cap Bali. Mereka berbagi pengalaman tentang kepemimpinan dan pemberdayaan perempuan. Setiap narasumber menekankan pentingnya suara perempuan dalam memajukan masyarakat.

Acara tersebut juga dihadiri oleh istri Gubernur Bali, Ni Luh Putu Putri Suastini Koster. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa perempuan memiliki kontribusi penting dalam berbagai aspek kehidupan, khususnya dalam kegiatan adat, tradisi, dan keagamaan yang dominan berlandaskan Hindu. “Satu contoh di adat, kerja adat kita, kerja tradisi kita, kerja agama yang dominan berlandaskan Hindu,” ujarnya.

Putri Koster menyinggung peran perempuan dalam pembangunan infrastruktur pada era 1970-an. Ia mengingatkan bahwa saat itu pembangunan jalan di Bali dimulai, dan pekerjaan tersebut melibatkan laki‑laki dan perempuan. “Bahkan satu hal, kerja yang paling menguras tenaga, contohnya di era tahun 1970an, itu awal dimulainya jalan‑jalan di Bali itu diaspal, jadi yang mengerjakan itu laki‑laki dan perempuan,” tambahnya. Ia menyoroti adanya pembagian peran yang disesuaikan dengan kemampuan fisik, namun tetap ada perempuan yang mampu melakukan pekerjaan berat. “Tetapi tidak semuanya, ada juga yang perempuan itu sangat full power, tenaga kuda dimiliki. Jadi perempuan saat itu ada yang memecah batu, menjunjung batu, pecahan‑pecahan yang kecil‑kecil untuk dibuat bahan dasar dari aspal tersebut, jalan tersebut, itu kaum perempuan,” ia ungkap.

Selain sesi diskusi, acara menampilkan presentasi Dr. Alya Purwoto dengan judul Bali: The Global Destination for Medical Wellness. Presentasi tersebut menyoroti potensi Bali sebagai destinasi unggulan di sektor kesehatan dan kebugaran.

Perayaan juga diwarnai oleh peragaan busana karya desainer Lenny Hartono dan Cap Bali. Pakaian yang dipamerkan memadukan desain modern dengan unsur tradisional khas Indonesia, menampilkan keanekaragaman budaya Bali.

Acara ini menegaskan bahwa perempuan memainkan peran sentral dalam pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi. Melalui dialog dan kolaborasi, mereka menunjukkan bahwa suara perempuan dapat mempengaruhi kebijakan dan praktik di tingkat lokal maupun global.

Voices of InfluenceHari Kartiniperan perempuanpembangunan infrastruktur 1970-anBali sebagai destinasi kesehatanMiss Teenager Indonesiabudaya Bali

Komentar

Memuat komentar...