442 Jemaah Haji Kloter 14 Tiba di Palembang, 200 Lebih Berisiko Tinggi
Gambar atau konten salah?
Palembang – Sebanyak 442 jemaah haji dari Kloter 14 Debarkasi Palembang akhirnya tiba kembali di Indonesia pada Minggu, 21 Juni 2026. Mereka mendarat dengan selamat setelah menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Dari total 445 orang yang awalnya berangkat bersama kelompok ini, tiga orang memilih pulang lebih awal melalui kloter lain. Hal ini membuat jumlah jemaah yang kembali lewat Kloter 14 menjadi 442 orang. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Selatan, M Arkan Nurwahidddin, mengungkapkan bahwa kloter ini memiliki tantangan tersendiri.
"Alhamdulillah, hari ini kita menyambut hangat kedatangan 442 jemaah haji Kloter 14. Semua proses kepulangan berjalan lancar dan para jemaah terpantau dalam kondisi sehat sekembalinya ke tanah air. Semuanya kami doakan mabrur," ujar Arkan.
Yang membuat kloter ini istimewa adalah jumlah jemaah berisiko tinggi (risti) yang sangat besar. Dari seluruh jemaah yang berangkat, lebih dari 200 orang masuk dalam kategori risti. Ini menjadi perhatian khusus karena jemaah risti membutuhkan penanganan ekstra selama perjalanan dan di Tanah Suci.
Arkan memberikan apresiasi tinggi kepada tim medis yang bertugas. "Dokternya yang kami khawatirkan, melayani risti sebanyak 200 ini. Tapi, kita lihat sekarang semuanya sehat. Kami mengucapkan selamat datang, ahlan wa sahlan di Bumi Sriwijaya," katanya. Ia menekankan bahwa kerja keras para tenaga kesehatan sejak pemberangkatan hingga kepulangan patut diacungi jempol.
Jemaah Kloter 14 berasal dari dua daerah, yaitu Ogan Ilir dan Prabumulih. Namun, ada tiga orang yang tidak pulang bersama rombongan utama. Mereka adalah Awan Hariono dan Veronica Ciknung asal Palembang yang pulang bersama Kloter 11, serta Herman Taufik asal Lubuklinggau yang kembali bersama Kloter 9. Istilah untuk kepulangan lebih awal ini disebut tanazul.
Dengan kedatangan Kloter 14, total jemaah haji Debarkasi Palembang yang sudah kembali ke Indonesia kini mencapai 6.186 orang. Rinciannya, 5.061 jemaah berasal dari Sumatera Selatan, 1.069 jemaah dari Bangka Belitung, dan 56 orang merupakan petugas kloter.
Kembalinya ribuan jemaah ini menandai satu tahap penting dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Meski ada jemaah yang pulang lebih awal, seluruh proses berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
