Tanam Bunga Ramah Hama: Cara Alami Lindungi Kebun Tanaman

Dwi H. · 3 min baca · 20 jam lalu · 13 dibaca
Bisik.id
Tanam Bunga Ramah Hama: Cara Alami Lindungi Kebun Tanaman

Gambar atau konten salah?

Hama selalu menjadi musuh bagi para petani dan pecinta tanaman. Biasanya, upaya mengusirnya berfokus pada cairan pestisida atau insektisida. Namun, ada cara lain yang lebih alami: menanam bunga tertentu. Bunga-bunga ini tidak hanya menambah keindahan kebun, tetapi juga dapat memerangi serangga berbahaya.

Menurut penelitian, serangga biasanya menargetkan tanaman melalui aroma. Ketika tanaman pengusir ditanam di dekat tanaman yang ingin dilindungi, bau kuatnya membuat serangga bingung dan kesulitan menemukan sasaran. Dengan demikian, tanaman pengusir berfungsi sebagai “penyamaran” bagi tanaman utama.

Untuk memaksimalkan efektivitas, tanaman pengusir biasanya ditanam dengan sistem tumpangsari. Artinya, mereka ditanam berdampingan dengan sayur atau buah. Selain mengusir hama, sistem ini juga menambah keindahan visual kebun.

Calendula (Calendula officinalis) memiliki dedaunan aromatik dan bunga menyerupai daisy berwarna oranye. Bunga ini tidak hanya dapat dimakan, tetapi juga sering dipakai dalam masakan dan pengobatan. Calendula membantu mengusir kumbang asparagus, ulat hijau besar, dan nyamuk. Ia juga menarik serangga positif seperti kupu‑kupu dan lebah. Tanaman ini cocok ditanam bersama timun, tomat, kacang polong, asparagus, wortel, buncis, kentang, brokoli, dan labu.

Marigold menampilkan bunga kuning hingga oranye yang cerah. Aroma kuatnya efektif mengusir kutu daun. Akar marigold juga melepaskan senyawa alpha‑terthienyl, yang berfungsi sebagai nematisida. Marigold dapat ditanam di sekeliling kebun atau berdampingan dengan sayuran.

Borage (Borago officinalis) memiliki bunga berbentuk bintang biru cerah yang dapat dimakan dan rasanya mirip timun. Bunga ini mengusir ulat tanaman kubis, ulat hijau besar, siput, dan bekicot. Borage juga menarik lebah, tawon, kupu‑kupu, dan burung kolibri. Tanaman ini lebih cocok di daerah dingin dan dapat ditanam berdampingan dengan kubis, stroberi, labu, dan tomat. Keberadaannya menambah mineral mikro pada tanah.

Bawang Batak (Allium schoenoprasum) adalah sejenis daun bawang dengan bunga ungu cerah. Aroma lokio mengusir kutu daun, kumbang Jepang, dan lalat Chamaepsila rosae. Bunga ini juga menarik lebah dan penyerbuk lainnya. Bawang Batak cocok ditanam bersama tomat, wortel, kubis, brokoli, labu, stroberi, mawar, bunga matahari, adas, peterseli, dan lain‑lain, namun tidak cocok dengan kacang-kacangan dan kacang polong. Tanaman ini perlu dipanen sering karena pertumbuhannya cepat.

Hisop (Agastache foeniculum) menyerupai lavender dengan bunga ungu. Hisop mengusir ulat dan menarik lebah, kupu‑kupu, serta burung kolibri. Tanaman ini tumbuh di hampir semua jenis tanah, termasuk tanah kering. Hisop dapat ditanam berdampingan dengan kubis, brokoli, bit, kembang kol, bawang putih, kucai, dan bawang bombai.

Nasturtium (Tropaeolum majus) adalah tanaman merambat yang dapat dimakan. Bunga nasturtium berwarna kuning, oranye, hingga merah. Tanaman ini mengusir kutu daun, kumbang asparagus, ulat, lalat Chamaepsila rosae, dan kumbang Jepang. Nasturtium juga menarik kupu‑kupu, lebah, dan burung kolibri. Ia cocok ditanam berdampingan dengan kacang-kacangan, kubis, brokoli, timun, labu, dan lobak.

Oregano (Origanum vulgare) dikenal sebagai bumbu masakan. Daunnya memiliki aroma sedap, sedangkan bunganya berwarna merah muda keunguan atau putih. Minyak oregano memiliki sifat antimikroba dan dapat digunakan sebagai insektisida alami. Tanaman ini mengusir ulat dan kumbang tertentu serta menarik lebah dan serangga penyerbuk. Oregano cocok ditanam bersama brokoli, kubis, kembang kol, paprika, timun, dan zucchini.

Rosemary (Salvia rosmarinus atau Rosmarinus officinalis) berbentuk semak‑semak dengan daun menyerupai jarum. Bunga rosemary berwarna biru pucat atau putih. Rosemary mengusir beberapa jenis ulat, kumbang, siput, dan bekicot. Ia juga menarik serangga penyerbuk seperti lebah dan kupu‑kupu. Tanaman ini cocok menjadi pendamping kubis, brokoli, wortel, kembang kol, kacang-kacangan, paprika, lavender, oregano, dan thyme.

Tansy (Tanacetum vulgare) adalah tanaman berumbi dengan daun mirip pakis dan bunga kancing kuning keemasan. Tansy mengusir semut, beberapa jenis ulat, dan kumbang. Tanaman ini cocok ditanam bersama kubis, kembang kol, timun, seledri, kentang, labu, zucchini, serta pohon buah seperti aprikot, ceri, dan persik.

Lavender tidak hanya cantik, tetapi juga memiliki aroma kuat yang mengusir nyamuk, ngengat, lalat, dan hewan pengerat. Tanaman ini dapat ditanam di sekitar kebun untuk perlindungan alami.

Krisan (Chrysanthemum) memiliki bunga berwarna cerah. Ketika daun krisan mengering, ia mengandung zat beracun bagi banyak serangga, sehingga krisan dapat membantu mengusir hama serangga.

Dengan menanam bunga-bunga ini secara tumpangsari, kebun tidak hanya menjadi lebih indah, tetapi juga lebih aman dari serangan hama. Metode alami ini menawarkan solusi sederhana yang dapat diintegrasikan ke dalam kebun sehari‑harinya.

Tanaman pengusir hamaBunga companion plantingCalendulaMarigoldBorageHisopLavender

Komentar

Memuat komentar...