Tim Sepak Bola Senegal Salat Jumat di NJ Meski Badai
Gambar atau konten salah?
Pelatih tim nasional sepak bola Senegal, Pape Thiaw, dan beberapa pemain serta staf yang beragama Islam mengadakan ibadah salat Jumat di sebuah Islamic Center di New Jersey pada hari Jumat, 12 Juni 2024. Meski di wilayah tersebut sedang berlangsung peringatan cuaca berangin, mereka memilih untuk tetap keluar hotel dan melaksanakan ibadah.
Menurut laporan, badai kencang yang melanda wilayah Tri-State—termasuk New York, New Jersey, dan Connecticut—menimbulkan angin kencang yang cukup kuat. Angin tersebut bahkan cukup kuat untuk menurunkan pohon-pohon besar di beberapa blok perumahan di New Jersey. Di kota Hackensack, dilaporkan ada pohon tumbang di beberapa blok. Badan Layanan Cuaca Nasional mengingatkan warga tentang potensi kabel listrik yang putus dan meminta warga di wilayah Bergen dan Hudson untuk melaporkan kerusakan akibat badai.
Ketika ditanya mengapa ia dan beberapa pemain tetap keluar hotel untuk salat Jumat, Pape Thiaw memberikan jawaban yang tegas. Ia menegaskan, “Apakah ada hal yang lebih penting daripada salat?” dan menambahkan, “Anda takut angin, tetapi kami takut kepada Tuhan yang menciptakan angin.” Ia juga menyatakan, “Kami datang ke sini untuk bertanding sepakbola, tapi kami tidak boleh lupa untuk menyembah Tuhan.” Pape Thiaw menutup pernyataannya dengan mengatakan, “Bahkan jika seandainya hari ini kami bermain di final, kami tetap akan pergi salat Jumat meski kami harus kalah dari kejuaraan.”
Perkataan Pape Thiaw ini tidak disampaikan melalui media internasional maupun lokal, melainkan hanya melalui akun media sosial yang kemudian menjadi viral. Cuaca di New Jersey memang sempat dilanda angin kencang, namun para pemain dan staf tetap memprioritaskan ibadah mereka di tengah kondisi tersebut.
Keputusan untuk tetap melaksanakan salat Jumat di tengah cuaca buruk menunjukkan kesetiaan para pemain dan staf terhadap keyakinan mereka. Meskipun menghadapi risiko keselamatan yang meningkat, mereka memilih untuk menempatkan ibadah di atas segala hal, mencerminkan nilai-nilai spiritual yang kuat dalam kehidupan mereka.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
