BMKG Sumsel Prediksi Hujan Ringan 17‑21 Juni 2026
Gambar atau konten salah?
BMKG Sumatera Selatan mengumumkan bahwa potensi hujan di wilayah Sumsel akan menurun pada 17 hingga 21 Juni 2026. Prediksi ini berbeda dengan kondisi tiga hari sebelumnya, ketika intensitas hujan berada di kisaran sedang hingga lebat.
Menurut Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Siswanto, “Memasuki periode 17-21 Juni 2026, potensi hujan diperkirakan mulai berkurang. Hujan berpeluang terjadi dengan intensitas ringan hingga secara sporadis atau lokal.” Ia menambahkan bahwa penurunan intensitas akan terjadi pada siang hingga malam hari.
Beberapa wilayah di Sumsel masih memiliki potensi hujan, meski tidak merata. Siswanto menyebut daerah yang masih berpotensi mengalami hujan tiga hari ke depan, yaitu OKU Timur, OKI, Ogan Ilir, Banyuasin, Palembang, Muba, Muara Enim, PALI, Mura, dan Muratara.
Menurut analisis dinamika atmosfer, gelombang Kelvin diprediksi aktif di wilayah Sumsel pada 16 Juni 2026. Gelombang ini dapat meningkatkan curah hujan, bahkan di musim kemarau. “Gelombang Kelvin diprediksi aktif di wilayah Sumsel pada periode 16 Juni 2026, sehingga mengindikasikan terdapat potensi peningkatan curah hujan (di musim kemarau),” jelas Siswanto.
Selain gelombang Kelvin, pola konvergensi dan belokan angin di sekitar Sumsel turut mendukung pertumbuhan awan konvektif yang menjadi pemicu hujan. “Dengan adanya faktor-faktor tersebut, potensi hujan di Sumsel diprakirakan terjadi dalam beberapa hari mendatang,” tambahnya.
Untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang tiba-tiba, Siswanto mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama di wilayah yang masih berpotensi hujan. Kesadaran akan kondisi cuaca dapat membantu mengurangi risiko dan dampak yang mungkin terjadi.
Secara keseluruhan, BMKG Sumatera Selatan menegaskan bahwa meski intensitas hujan menurun, beberapa daerah masih berpotensi hujan ringan. Faktor-faktor atmosferik seperti gelombang Kelvin dan pola konvergensi angin menjadi kunci dalam memprediksi curah hujan di masa mendatang. Masyarakat diharapkan tetap memantau informasi cuaca secara berkala.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
