Tol Semarang-Batang, Patimban, dan Cijago Siap Naik Tarif 2026
Gambar atau konten salah?
Tiga ruas jalan tol di Indonesia masuk dalam daftar penyesuaian tarif yang dijadwalkan pada tahun 2026. Ketiganya adalah Tol Semarang-Batang, Tol Akses Patimban, dan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago). Masing-masing pengelola sudah mengajukan permohonan penyesuaian tarif.
Sony Sulaksono Wibowo, anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dari unsur pemangku kepentingan, menyebutkan bahwa ketiga ruas ini merupakan bagian dari 10 ruas tol yang masuk dalam jadwal penyesuaian tarif tahun depan. "Kalau enggak salah tahun 2026 ini ada 8 atau 10 ruas tol yang memang sudah masuk jadwalnya untuk penyesuaian tarif," ujar Sony saat ditemui di The St. Regis, Jakarta, Kamis 23 Juli 2026. Ia menjelaskan bahwa penyesuaian tarif adalah hak pengelola atau Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) karena faktor inflasi.
Tapi Sony menegaskan, tidak semua pengajuan otomatis disetujui. Setiap usulan akan dievaluasi terlebih dahulu. Syarat utamanya adalah pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Kalau suatu ruas tol belum memenuhi SPM, proses penyesuaian tarif tidak akan dilanjutkan.
"Karena rata-rata mengajukan itu hanya mengikuti jadwal saja. Tapi SPM-nya begitu dicek ternyata masih harus dibenerin. Nah, sebelum SPM-nya benar-benar beres, enggak akan kita proses," kata Sony.
Sony memberikan contoh Tol Cijago. Hingga saat ini, penyesuaian tarif untuk ruas tersebut belum bisa diproses. Masih ada catatan terkait aspek beautifikasi yang belum dituntaskan. Selama catatan itu belum ditindaklanjuti, kenaikan tarif tidak akan diproses.
"Permasalahan Cijago contohnya itu adalah jembatan penyeberangannya kan kusam. Dia harus dicat lagi. Nah, ngecat itu kan agak sulit karena trafik di bawahnya ramai," pungkasnya.
Intinya, pengelola tol memang berhak mengajukan kenaikan tarif secara berkala. Tapi pemerintah punya alat kontrol berupa SPM. Kalau pelayanan di lapangan belum layak, kenaikan tarif bisa ditunda. Ini menunjukkan bahwa kenaikan tarif tol bukan sekadar soal inflasi, tapi juga soal kualitas pelayanan yang harus dijaga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait