TPA Suwung: Truk Sampah Ditolak, Pengawasan Ketat di Bali
Gambar atau konten salah?
Pengawasan di TPA Suwung diperketat sejak larangan pembuangan sampah organik mulai berlaku hari ini, Rabu, 01 April 2026. Hingga pukul 07.40 Wita, enam truk pengangkut sampah ditolak masuk karena masih membawa sampah organik.
Petugas dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali melakukan inspeksi. Mereka memeriksa muatan truk dengan menggunakan tangga. Truk yang terbukti membawa sampah organik tidak diizinkan membuang muatannya.
Selama inspeksi, petugas juga memberikan sosialisasi singkat kepada pengemudi tentang pemilahan sampah. Truk yang telah diperiksa diberi stiker penanda agar terdata dalam sistem pengangkutan sampah anorganik‑residu.
Truk yang masih membawa sampah organik diminta langsung meninggalkan lokasi TPA Suwung. Pemeriksaan ini berlangsung selama jam operasional pengangkutan sampah.
Kepala DKLH Provinsi Bali, I Made Dwi Arbani, mengatakan: "Kami hanya minta tolong untuk warga mau pilah sampah. Buktinya ini tadi kami tolak semua (truk)", di TPA Suwung pada Rabu, 01 April 2026.
Langkah ini menegaskan komitmen Bali untuk menurunkan kontaminasi di tempat pembuangan akhir dan meningkatkan pengelolaan sampah. Dengan pemisahan yang lebih ketat, diharapkan volume sampah organik yang masuk ke TPA dapat diminimalkan, memperpanjang umur TPA dan mengurangi dampak lingkungan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pesta Kesenian Bali ke-48 Dibuka Tanpa Presiden Prabowo Pawai Meriah
Pemprov Bali Luncurkan Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana
Puasa Muharram 2026: 1 Muharram 16 Juni, Kapan dan Cara
Revisi Permenaker No.7: Outsourcing Terbatas 4 Pekerjaan
US-Iran Capai Kesepakatan Damai, Selat Hormuz Akan Dibuka
Ramalan Zodiak Sabtu 13 Juni 2026: Panduan Asmara Hari Sabtu
Berita Terbaru
Anne Hathaway Ungkap Katarak Dini Setelah Usia 30-an
Toyota Calya dan Honda Brio Pimpin Penjualan LCGC Turun 23%
Harga Emas Antam Palembang Naik Tipis 2.000 Rupiah
Jawa Barat Tanggung Biaya Sekolah Swasta bagi 70 Ribu Calon Murid
Jennifer Coppen nikah Justin Hubner di Bali, tradisi Jawa
Afif Farhan Rangking Timnas Paling Banyak Gol WC
LPDP Wawancara: Kejujuran Lebih Penting daripada Jawaban
BGN Resmi: Hoaks Pembagian Keuntungan MBG Ditolak
