Trump Kunjungi Tiongkok Bersama Elon Musk, Tim Cook

Ani R. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 85 dibaca
Bisik.id
Trump Kunjungi Tiongkok Bersama Elon Musk, Tim Cook

Gambar atau konten salah?

Pada 14 Mei 2026, Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan kunjungan ke Tiongkok, dibawa oleh sejumlah pemimpin perusahaan teknologi terbesar di AS. Di antara mereka Elon Musk, Jensen Huang, dan Tim Cook. Kunjungan ini menandai langkah penting bagi hubungan ekonomi dua negara yang sangat berkaitan dengan perdagangan dan teknologi.

Kehadiran para bos teknologi ini menandai momen penting, karena mereka menemani Trump dalam pertemuan strategis dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing. Pertemuan ini diadakan di gedung resmi pemerintah, menambah nuansa formalitas dan menunjukkan niat serius kedua negara. Yang menunjukkan komitmen untuk menjembatani ketegangan yang terkini dalam satu konteks ekonomi.

Pertemuan berlangsung di tengah ketegangan geopolitik dan perang dagang yang masih mengisi hubungan AS‑Tiongkok, menambah ketegangan pada setiap diskusi perdagangan dan teknologi. Namun, kedua pemimpin tampak fokus pada peluang baru, menandai sikap pragmatis yang mengutamakan hasil ekonomi daripada ideologi yang mendorong kebijakan yang lebih fleksibel dan berorientasi pada pertumbuhan global.

Di pembukaan, Trump menjelaskan alasan mengapa ia membawa para pemimpin ini: mereka hadir untuk membangun hubungan bisnis dan menunjukkan rasa hormat kepada Tiongkok. Ia menekankan bahwa kehadiran mereka menandai komitmen AS untuk menjaga hubungan ekonomi yang stabil dan saling menguntungkan yang mendorong kolaborasi teknologi dan investasi yang berkelanjutan di masa depan.

“Kami punya orang‑orang luar biasa dan mereka semua bersama saya,” kata Trump seperti dikutip dari CNN.

“Kami meminta 30 orang terbaik di dunia dan semuanya mengatakan ya. Saya tidak mau orang nomor dua atau nomor tiga di perusahaan. Saya hanya mau yang paling atas,” ujarnya.

Presiden TrumpKunjungan TiongkokCEO TeknologiPerdagangan AS-TiongkokHubungan EkonomiXi JinpingPerang Dagang

Komentar

Memuat komentar...