Webinar SAK EP: Praktik Laporan Keuangan Privat 02 Mei 2026
Gambar atau konten salah?
Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) semakin menjadi kebutuhan bagi bisnis yang menginginkan transparansi dan akurasi. Tanpa format yang terstruktur, laporan keuangan entitas privat seringkali sulit dipahami, sehingga proses evaluasi dan pengambilan keputusan menjadi lambat.
SAK EP dirancang untuk menyederhanakan laporan keuangan. Dengan pedoman ini, laporan tidak hanya rapi, tetapi juga relevan dan kredibel bagi pihak internal maupun eksternal, termasuk lembaga perbankan.
Untuk membantu para profesional memahami dan menerapkan standar ini, Education Visionary Lab (EVL) bekerja sama dengan Piranha Smart Center menggelar webinar berjudul Penerapan Standar SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Pelaporan Keuangan Entitas Privat (SAK EP) - Batch 2. Webinar ini tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga memberi contoh langsung melalui studi kasus.
Materi yang disajikan mencakup ruang lingkup SAK EP, perlakuan akuntansi atas aset, liabilitas, dan ekuitas, serta pengakuan pendapatan dan beban. Pendekatan praktis memastikan peserta dapat langsung menerapkan konsep dalam pekerjaan sehari‑hari.
Pelatihan berlangsung secara interaktif via Zoom, memungkinkan peserta berdiskusi langsung dan memperdalam pemahaman. Fokus utama adalah mengurangi kesalahan penyajian laporan dan meningkatkan kualitasnya.
Webinar ini terbuka untuk staf akuntansi, finance officer, konsultan, dan pemilik usaha yang ingin memastikan laporan keuangan bisnisnya profesional dan terstruktur. Peserta akan menerima e‑ticket melalui email dan dapat mengakses informasi tambahan melalui grup WhatsApp resmi.
Acara dijadwalkan pada 02 Mei 2026 pukul 09.00 - 12.00 WIB. Daftar dapat dilakukan sebelum slot penuh. Dengan mengikuti webinar ini, Anda dapat memperkuat kredibilitas bisnis melalui laporan keuangan yang lebih baik.
Kesempatan ini penting bagi siapa saja yang ingin meningkatkan skill akuntansi dan memastikan laporan keuangan siap mendukung keputusan strategis.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Nasabah Maybank: Reksa Dana Jatuh Tempo 2023 Belum Cair
IHSG Sentuh 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor
China Beri Peringkat Utang Tertinggi ke Indonesia
Sandwich Generation: 82,96% Rumah Tangga Masih Bergantung pada Lansia
Bank Mandiri Perkuat Keamanan Siber Digital
Menkeu Bantah Rumor S&P Turunkan Peringkat Indonesia
