XLSmart Menang Lelang Frekuensi 700 MHz, Bayar Rp1 Triliun
Gambar atau konten salah?
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akhirnya mengumumkan siapa saja yang memenangkan seleksi pemakaian frekuensi radio di pita 700 MHz dan 2,6 GHz. Pengumuman ini keluar setelah masa sanggah berakhir tanpa ada protes dari peserta mana pun.
Pemenangnya adalah PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk, atau yang lebih dikenal dengan XLSmart. Mereka menang khususnya di lelang frekuensi 700 MHz. Reza Mirza, Group Head Corporate Communications XLSmart, menyambut baik keputusan ini. Menurutnya, perusahaan menghargai proses seleksi yang dijalankan pemerintah hingga selesai dengan mulus.
"Kami bersyukur sudah terpilih menjadi salah satu pemenang dalam proses lelang frekuensi tersebut, dan kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah/Komdigi atas penyelenggaraan lelang yang sudah berjalan dengan lancar hingga ditetapkannya XLSmart sebagai salah satu pemenang," kata Reza.
XLSmart adalah operator yang lahir dari penggabungan XL Axiata dan Smartfren. Dengan tambahan spektrum ini, mereka berencana langsung mengoptimalkan penggunaannya. Tujuannya? Meningkatkan kualitas layanan buat pelanggan.
Reza menjelaskan, spektrum baru itu tidak cuma buat memperluas jangkauan jaringan. Lebih dari itu, untuk menambah kapasitas layanan data di berbagai tempat. "Tambahan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung perluasan cakupan (coverage) dan juga memperkuat kapasitas jaringan (baik 4G & 5G), sehingga pada akhirnya masyarakat yang terlayani dengan ketersediaan jaringan yang berkualitas akan semakin luas, termasuk di wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau," ujarnya.
Frekuensi 700 MHz punya keunggulan. Jangkauannya luas. Sinyalnya juga lebih mampu menembus bangunan. Jadi efektif buat memperluas layanan broadband hingga ke daerah yang selama ini minim akses internet.
Sementara frekuensi 2,6 GHz berbeda. Kapasitasnya lebih besar. Cocok buat meningkatkan kecepatan internet dan menampung pertumbuhan trafik data, terutama di kawasan padat penduduk.
Dari hasil seleksi Komdigi, XLSmart dapat jatah paling besar di pita 700 MHz. Mereka memperoleh blok 30 MHz (2x15 MHz). Total penawaran yang mereka ajukan untuk menguasai blok kosong itu mencapai Rp1,0602 triliun.
Di spektrum lain, XLSmart juga berhasil mengamankan 50 MHz di pita 2,6 GHz. Ini melengkapi tambahan spektrum yang bakal memperkuat pengembangan jaringan 4G dan 5G ke depan. Untuk pita ini, XLSmart memberikan penawaran Rp231,6 miliar.
Sebelumnya, Tim Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 700 MHz dan 2,6 GHz menyatakan bahwa sampai batas akhir masa sanggah pada Selasa, 14 Juli pukul 15.00 WIB, tidak ada peserta yang mengajukan keberatan atas hasil seleksi.
Dengan berakhirnya tahapan itu, proses selanjutnya adalah menyusun Berita Acara Hasil Seleksi. Setelah itu, Menteri Komunikasi dan Digital akan menetapkan pemenang secara resmi melalui keputusan menteri. Penetapan ini bersifat final dan mengikat sesuai ketentuan yang berlaku.
Kemenangan XLSmart di lelang ini menunjukkan bahwa operator hasil merger mulai bergerak agresif. Mereka tidak hanya mengamankan spektrum untuk memperluas jangkauan, tetapi juga untuk meningkatkan kapasitas di area padat penduduk. Langkah ini penting mengingat kebutuhan data masyarakat terus bertambah, terutama di daerah yang selama ini sulit mendapatkan akses internet berkualitas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait