Yonathan Baskoro Ketua PBPI Denpasar, Fokus Padel Turisme
Gambar atau konten salah?
Yonathan Andre Baskoro resmi ditetapkan sebagai ketua baru Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Denpasar. Pelantikan berlangsung di The Meru Sanur, Denpasar, Bali, pada 14 Juni 2026.
Selama sambutannya, Yonathan menekankan pentingnya pengembangan sport tourism lewat padel. Menurutnya, banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang memanfaatkan waktu luang mereka untuk bermain padel saat berlibur di Bali.
“Efeknya domino kalau ada klub, ada lapangan padel yang buka. PAD (pendapatan asli daerah) kita bisa bertambah mulai dari pajak hiburan kena. Kalau ada restorannya, kena PBJT, pajak barang jasa tertentu,” ujar Yonathan, yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Denpasar.
Dia menambahkan bahwa padel courts di Denpasar yang selalu ramai berdampak positif pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat sekitar. Potensi perkembangan olahraga ini, menurutnya, perlu dieksplorasi lebih lanjut.
Pengurus PBPI Denpasar saat ini terdiri dari pemilik klub dan pengelola lapangan padel. Pelantikan juga disaksikan langsung oleh Ketua Umum PBPI, Galih Dimuntur Kartasasmita.
Yonathan berharap PBPI Denpasar dapat memastikan kualitas lapangan tetap terjaga dan sesuai standar. Ia juga berencana memperbaiki sistem turnamen padel, yang masih dianggap kurang fair play dari segi kategori.
“Ini memang tantangan berat, mungkin bukan hanya di Denpasar tetapi di seluruh Indonesia. Jadi ini juga tugas kita bersama,” tambahnya.
Di sisi lain, Yonathan menargetkan pengembangan bibit muda agar dapat mencetak atlet padel berprestasi. Salah satu cara adalah memberikan pembinaan padel kepada guru olahraga di sekolah-sekolah, bekerja sama dengan Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS).
“Setiap guru olahraga akan kami rangkul, akan kami berikan workshop, akan kami berikan arahan dan pelatihan bagaimana cara bermain padel. Kemudian guru-guru olahraga tersebut akan mengajarkan murid-muridnya saat jam olahraga,” ujarnya.
“Nah, ini PR kami agar bisa masuk ke sekolah‑sekolah karena fokus kami tadi salah satunya pembibitan,” jelas Yonathan.
Dengan langkah-langkah tersebut, PBPI Denpasar berupaya menumbuhkan ekosistem padel yang lebih kuat, mulai dari fasilitas, kompetisi, hingga pendidikan. Potensi ekonomi dan sosial yang dapat dihasilkan dari olahraga ini terlihat jelas, menandai pergeseran positif bagi kota Denpasar dan sekitarnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Tradisi Minum Susu Putih di 1 Muharram: Makna dan Asal‑usul
Ramalan Zodiak 14 Juni 2026: Harapan dan Tantangan
Cuaca Bali 14 Juni 2026: Berawan, Hangat, Kelembaban Tinggi
SIM Keliling Kembali di Gianyar: Perpanjang SIM A & C
Redite Paing: Manusa Yadnya Tidak Dianjurkan 14 Juni 2026
Denpasar Rilis Jadwal Shalat 14 Juni 2026: Subuh 05:09
Berita Terbaru
ONIC vs BTR, Final MPL ID S17: Siapa Juara? Semangat Penuh
Probiotik Manis: Gula Tinggi, Risiko Diabetes, Konsumen
5 Restoran Tertua Indonesia Selama Lebih Dari Seabad
KAI Access: Subkelas Ekonomi Berbeda, Harga Tergantung Kode
Onic vs BTR: Grand Final MPL ID 2026, Hadiah Rp5 Miliar
Transmart Full Day Sale: Diskon 50%+20% Hingga 22.00 WIB
40 Desain Spanduk Pawai 1 Muharram 2026: Panduan Lengkap