19 Apr 2026: Hari Baik Memulai Tanam & Upacara di Bali
Gambar atau konten salah?
19 April 2026, Minggu, dianggap sebagai hari yang baik menurut kalender Bali untuk memulai usaha bercocok tanam.
Istilah Ala ayuning dewasa merujuk pada hari yang dianggap suci atau tidak suci berdasarkan perhitungan khusus. Masyarakat Hindu di Bali menggunakan istilah ini saat menentukan kapan melakukan kegiatan adat dan ritual.
Berikut adalah rincian Ala ayuning dewasa pada tanggal tersebut, diambil dari kalenderbali.org:
- Amerta Gati – Baik untuk memulai usaha, bercocok tanam. (Alahing dewasa 2)
- Asuasa – Mengandung sifat boros, tidak baik untuk berbelanja, tidak baik untuk dewasa ayu. (Alahing dewasa 3)
- Ayu Badra – Baik untuk memulai usaha, bercocok tanam, membangun. (Alahing dewasa 2)
- Catur Laba – Baik untuk bepergian menuju arah utara, upacara Manusa Yadnya, dan Pitra Yadnya. (Alahing dewasa 4)
- Kajeng Rendetan – Baik untuk menanam tumbuhan yang menghasilkan buah. (Alahing dewasa 2)
- Kala Jengkang – Baik untuk membuat alat penangkap ikan, bubu dan mengadakan sabungan ayam (tajen). (Alahing dewasa 3)
- Kala Jengking – Baik untuk mulai belajar menari, menabuh, membuat bubu, seser, jaring. Tidak baik untuk Manusa Yadnya, nikah, upacara potong rambut. (Alahing dewasa 4)
- Kala Lutung Magelut – Baik untuk membuat/meramu obat-obatan, mencampur sadek (makanan jangkrik), mulai membikin sawuh, melakukan tapa brata. Tidak baik untuk berburu. (Alahing dewasa 3)
- Kala Mangap – Tidak baik untuk berbelanja, bila menggunakan hari ini akan berakibat boros. (Alahing dewasa 4)
- Kala Ngunya – Baik untuk berkunjung, membuat/memasang kungkungan dan bubu. (Alahing dewasa 3)
- Kala Sor – Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan. (Alahing dewasa 3)
- Kaleburau – Tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben. (Alahing dewasa 3)
- Srigati – Baik untuk menyimpan padi di lumbung dan menurunkan padi dari lumbung. (Alahing dewasa 4)
- Srigati Munggah – Baik untuk membibit/menanam padi, membuat alat-alat berjualan, membuat pahat, menyimpan padi atau upacara padi li lumbung. Tidak baik meminjam sesuatu, menjual beli beras. (Alahing dewasa 4)
- Subacara – Baik untuk melangsungkan segala jenis upacara, membuat program (rencana), membuat peraturan, mengangkat/mengunjuk petugas, mulai berlatih/belajar. (Alahing dewasa 2)
Pararasan: Laku Pandita Sakti, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Kinasihaning Jana, Pratiti: Nama rupa (nor/nor)
Dengan demikian, 19 April 2026 dipandang sebagai hari yang mendukung kegiatan pertanian dan upacara tertentu, namun tidak sesuai untuk berbelanja atau beberapa pernikahan dan ritual lainnya. Informasi ini membantu masyarakat yang mengikuti kalender Bali dalam merencanakan aktivitas harian mereka.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
