Car Free Day Palembang Dukung UMKM, Kurangi Polusi Udara
Gambar atau konten salah?
Car Free Day (CFD) di Palembang dibuka dengan penuh semangat. Puluhan ribu warga mengisi area acara, sementara Car Free Night (CFN) juga berlangsung di malam hari. Acara ini menjadi ajang bagi UMKM lokal menampilkan produk mereka, memperkuat ekonomi tingkat bawah.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. “Terima kasih banyak kepada semua pihak yang sudah mendukung penuh Car Free Day ini, termasuk Car Free Night itu sudah berlangsung. Kita ingin menghidupkan roda perekonomian, juga kita ingin mengurangi polusinya, dan Palembang termasuk kategori tadi, red line. Kita tahu indeks polusi udaranya juga cukup baik karena berkat dari Car Free Day ini,” ujar Ratu Dewa pada 14 Juni 2026.
Ratu Dewa menekankan dampak ekonomi. “Perekonomian Palembang cukup menggeliat, yang kemarin di angka 5,14 sekarang di 5,91 persen. Artinya UMKM kita memang menggeliat di tingkat bawah, tingkat grassroot. Untuk itu terus kita berdayakan,” tegasnya.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Palembang, Isnaini Madani, mengomentari antusiasme publik. “Antusiasme masyarakat juga sangat luar biasa, puluhan ribu orang berkumpul untuk CFD di sini. Walaupun tadi juga sempat menumpuk di lokasi pusat kegiatan kita di bawah Menara Ampera, arah Ilir ya. Tapi secara umum alhamdulillah sukses,” kata Isnaini.
Isnaini menambahkan tentang atraksi yang menambah warna acara. “Pada saat simbolisme launching, kita menampilkan atraksi dari petugas Damkar dalam bentuk penurunan banner yang didahului pembukaan gulungan. Walaupun sedikit ada kendala sedikitlah, tapi tidak ada masalah tadi. Berjalan lancar sesuai harapan,” jelasnya. Atraksi lain meliputi parade marching band terpadu kepolisian, komunitas sepeda ontel, dan penyelamatan dari petugas pemadam kebakaran.
Sebagai penutup, Ratu Dewa mengimbau pengunjung menjaga kebersihan. “Mari kita jaga sama-sama, mulai dari membuang sampahnya tolong betul jangan sembarangan, terus penggunaan sarana transportasi, terus juga hal-hal lain saya kira marilah kita semua menjaga bersama-sama,” tutupnya.
Acara ini menegaskan bahwa ruang publik yang konsisten seperti CFD dan CFN dapat mendorong pertumbuhan ekonomi makro sekaligus menurunkan polusi. Dengan dukungan lintas sektor, Palembang menunjukkan contoh sederhana bagaimana kegiatan komunitas dapat memperkuat ekonomi lokal dan lingkungan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
