282 Perguruan Tinggi Buka Akses Mahasiswa Disabilitas

Bima J. · 2 min baca · 2 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
282 Perguruan Tinggi Buka Akses Mahasiswa Disabilitas

Gambar atau konten salah?

Per 01 Juni 2025, Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) menunjukkan bahwa 282 perguruan tinggi di Indonesia membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk melanjutkan studi. Kampus-kampus tersebut tersebar di seluruh wilayah, menandakan upaya nasional untuk memperluas akses pendidikan.

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemdiktisaintek, Benny Bandanadjaja, mengumumkan bahwa daftar perguruan tinggi tersebut dapat diakses secara daring. Informasi lengkap tersedia di portal Layanan Mahasiswa Disabilitas melalui tautan https://ptinklusif.kemdiktisaintek.go.id/.

“Ini portal yang dikembangkan oleh Belmawa untuk menyediakan informasi tentang penyelenggaraan pendidikan tinggi yang inklusif dan juga buat informasi‑informasi bagi masyarakat,” ujar Benny dalam acara Ngopi Bareng Kemdiktisaintek di Senayan, Jakarta, Kamis 18 Juni 2026.

Portal tersebut menyajikan berbagai data, mulai dari daftar perguruan tinggi yang menerima mahasiswa disabilitas, statistik langsung dari PDDikti, regulasi, panduan, hingga modul untuk Unit Layanan Disabilitas (ULD). Setiap perguruan tinggi juga menampilkan ragam disabilitas mahasiswa yang mereka terima.

Berikut cara mengecek data di portal:

  1. Buka dan kunjungi portal Layanan Mahasiswa Disabilitas di https://ptinklusif.kemdiktisaintek.go.id/.
  2. Gulir ke bawah hingga ke bagian informasi layanan lalu klik menu “Perguruan Tinggi Memiliki Mahasiswa Disabilitas”.
  3. Sistem akan menampilkan daftar perguruan tinggi dan data ragam disabilitas yang dimiliki mahasiswa.
  4. Cari informasi data kampus yang ingin kamu ketahui.

Kemdiktisaintek mencatat bahwa mahasiswa disabilitas di Indonesia saat ini berjumlah 3.128 orang. Ragam disabilitas netra menjadi yang paling banyak, dengan 1.727 mahasiswa.

Benny menegaskan bahwa kebijakan pendidikan inklusif akan memberi kesempatan kepada semua pihak, tak terkecuali mahasiswa disabilitas. Ia juga menyatakan bahwa pihaknya akan terus memberikan pemahaman kepada seluruh sivitas akademika tentang ragam disabilitas mahasiswa.

“Tentunya kita mengajak seluruh pihak untuk sama-sama kita bersinergi, mewujudkan kampus yang ramah, inklusif, dan berdampak bagi seluruh masyarakat,” tambah Benny.

Portal ini menjadi sumber utama bagi calon mahasiswa disabilitas dan keluarga mereka untuk menemukan kampus yang mendukung. Selain itu, data statistik dan panduan yang tersedia membantu perguruan tinggi dalam merancang kebijakan dan fasilitas yang lebih inklusif. Dengan demikian, pendidikan tinggi di Indonesia semakin terbuka bagi semua kalangan, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus.

Pendidikan Tinggi InklusifPortal Layanan Mahasiswa DisabilitasPDDiktiKemdiktisaintekMahasiswa DisabilitasRagam DisabilitasBenny Bandanadjaja

Komentar

Memuat komentar...