35 Tahun, Hidup Satu Ginjal Setelah Kanker di Surabaya
Gambar atau konten salah?
Mohammad Rizal Putra Hadi, seorang pria berusia 35 tahun asal Surabaya, kini hidup dengan satu ginjal karena penyakit kanker. Ia memutuskan berbagi kisahnya lewat video di akun TikToknya @rizalfuel.
Awalnya, Rizal tidak merasakan gejala apapun. Namun, tiba-tiba ia merasakan sakit di perut bagian kanan yang menyebar ke punggung. “Beneran aku itu ngerasa kesakitannya, feeling ku waktu itu ya, kayak hampir pingsan, sampai aku nggak bisa ngapa-ngapain, tiduran aja,” ujarnya.
Rizal melanjutkan, “Mau ke kamar mandi pun itu aku beneran kayak merangkak. Dan aku rasanya itu mual banget.” Rasa sakitnya membuatnya hanya bisa berbaring.
Karena tidak tahan, ia dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) di sebuah rumah sakit. Dokter pertama mengira ada batu ginjal kecil berukuran kurang lebih 3 cm. Hasil USG masih belum jelas, sehingga Rizal memutuskan memeriksakan diri ke rumah sakit lain dan menjalani CT scan lanjutan.
CT scan menunjukkan bahwa massa yang semula 3 cm telah berkembang menjadi 8 cm. “Dan akhirnya kelihatan, si (massa) berukuran 3 cm tadi itu berkembang jadi 8 cm. Akhirnya dokter bilang itu kanker ginjal dan nyaranin ginjal kananku buat diangkat,” jelas Rizal.
Dokter menjelaskan bahwa dalam waktu kurang lebih hampir dua bulan, ukuran massa tumbuh sangat cepat, sehingga pengangkatan ginjal kanan menjadi keharusan. Rizal menjalani operasi pengangkatan ginjal kanan pada November 2025. Pada saat itu, ukuran ginjalnya sekitar 18 cm.
Setelah operasi, Rizal mengungkapkan perasaannya: “Perasaan aku kena kanker ginjal, jujur sedih banget. Kayak duniaku itu bener-beneran runtuh.”
Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa kanker ginjal yang dideritanya adalah kanker stadium 4 sarkoma, jenis kanker paling ganas. Pada fase ini, pertumbuhan kanker sangat cepat. Menurut Cancer Research UK, sarkoma ginjal merupakan jenis sarkoma jaringan lunak yang langka, bermula dari jaringan ikat ginjal seperti otot, saraf, lemak, pembuluh darah, dan jaringan fibrosa.
Dalam kasus Rizal, sebelum ginjalnya diangkat, kanker sudah mengalami metastasis ke tulang panggul.
Perawatan yang diambil tidak melibatkan kemoterapi. Sebaliknya, Rizal meminum obat rutin bernama votrient/pazopanib untuk mengendalikan penyakit.
Kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan penanganan cepat menjadi pelajaran bagi banyak orang. Kanker ginjal, terutama jenis sarkoma, memerlukan perhatian medis segera karena pertumbuhannya yang cepat dan potensi penyebaran ke organ lain. Meskipun Rizal kini hidup dengan satu ginjal, ia tetap berjuang dan mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz