5 Makanan Harian yang Sehatkan Jantung Menurut Penelitian

Wahyu T. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
5 Makanan Harian yang Sehatkan Jantung Menurut Penelitian

Gambar atau konten salah?

Menjaga kesehatan jantung ternyata tidak harus dengan mengubah total kebiasaan makan. Makanan yang biasa dikonsumsi sehari-hari, seperti buah beri, teh, hingga aneka kacang, sudah bisa memberikan manfaat besar bagi organ vital ini. Jantung, yang bertugas memompa darah ke seluruh tubuh, perlu dijaga fungsinya agar terhindar dari berbagai penyakit kronis.

Salah satu langkah paling sederhana adalah mengatur pola makan. Banyak orang berpikir bahwa untuk hidup sehat, mereka harus menghilangkan makanan favorit. Namun, penelitian terbaru justru menunjukkan bahwa hal-hal mendasar tetap yang paling penting. Makanan sehari-hari ternyata menyimpan nutrisi yang baik untuk kesehatan jantung.

Para peneliti menekankan konsistensi, bukan kesempurnaan. Perubahan kecil yang dilakukan secara rutin, dari waktu ke waktu, terbukti lebih bermanfaat dibandingkan perubahan drastis yang sulit dipertahankan. Berikut adalah lima makanan sehari-hari yang terbukti menyehatkan jantung, berdasarkan laporan dari qz.com pada 02 Juli 2024.

1. Buah Beri

Buah beri memiliki reputasi yang mengesankan dalam dunia kesehatan. Studi terbaru mengidentifikasi buah beri sebagai salah satu makanan kaya polifenol utama. Polifenol ini dikaitkan dengan tekanan darah dan kadar kolesterol yang lebih sehat seiring waktu.

Manfaat ini kemungkinan besar berasal dari kandungan flavonoid di dalamnya. Senyawa antioksidan inilah yang memberikan warna cerah pada banyak buah. Selain itu, kandungan antosianin, serat, dan vitamin alami dalam buah beri juga berperan penting. Serat dan antosianin dapat membantu menurunkan kolesterol jahat dan mencegah penumpukan plak di pembuluh darah. Dengan begitu, risiko penyakit jantung pun bisa ditekan.

2. Teh

Teh telah dipercaya selama bertahun-tahun sebagai minuman yang menawarkan manfaat kesehatan. Teh kaya akan polifenol, yang dalam penelitian dikaitkan dengan penanda kardiovaskular yang lebih baik. Para peneliti menemukan bahwa asupan senyawa antioksidan yang lebih tinggi berkaitan dengan tekanan darah dan kadar kolesterol yang lebih sehat.

The Healthy menyoroti dua senyawa utama dalam teh, yaitu asam fenolik dan flavonoid. Kedua senyawa ini secara alami terkandung dalam teh. Inilah yang mungkin menjelaskan mengapa teh terus muncul dalam berbagai penelitian kesehatan jantung, bahkan pada pola makan yang berbeda-beda.

3. Kopi

Kopi telah mengalami perubahan reputasi yang luar biasa. Dulu dianggap tidak sehat, kini manfaatnya justru dipuji. Kopi merupakan minuman kaya polifenol. Dalam sebuah studi selama 11 tahun, kopi dikaitkan dengan penanda kardiovaskular yang lebih sehat. Peserta dengan asupan polifenol yang lebih tinggi umumnya menunjukkan profil tekanan darah dan kolesterol yang lebih baik.

Kandungan asam fenolik dalam kopi berperan sebagai senyawa antioksidan yang mendukung efek tersebut. Karena kopi adalah minuman sehari-hari, orang tidak perlu mengubah gaya hidup secara total. Namun, penting untuk diingat bahwa manfaat ini bisa didapatkan jika kopi dikonsumsi tanpa tambahan gula atau pemanis buatan.

4. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan termasuk makanan kaya polifenol. Dalam studi kardiovaskular jangka panjang, konsumsi rutin kacang-kacangan dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah. Kacang-kacangan juga kaya akan nutrisi lain, seperti lemak sehat dan senyawa antioksidan.

Beberapa jenis kacang, seperti almond, walnut, dan pistachio, juga kaya akan omega-3 yang baik untuk perlindungan jantung dan pembuluh darah. Asam amino L-arginine di dalamnya dapat merelaksasi pembuluh darah dan mengatasi penyempitan, sehingga aliran darah menjadi lancar. Cara terbaik mengonsumsinya adalah dengan direbus atau disangrai sebentar tanpa tambahan garam berlebihan. Hindari kacang goreng karena kandungan lemak jenuhnya yang tinggi.

5. Biji-bijian Utuh

Biji-bijian utuh, seperti oat, beras merah, quinoa, dan gandum utuh, juga sangat direkomendasikan. Makanan ini termasuk dalam kelompok makanan kaya polifenol yang dikaitkan dengan risiko kardiovaskular lebih rendah. Peserta penelitian dengan asupan biji-bijian utuh yang lebih tinggi menunjukkan tekanan darah dan kolesterol yang lebih sehat.

Biji-bijian utuh juga mengandung serat dan senyawa antioksidan yang mendukung kesehatan jantung. Serat larut yang tinggi di dalamnya dapat mengikat kolesterol dalam sistem pencernaan dan mengeluarkannya dari tubuh sebelum diserap ke aliran darah. Selain itu, mengonsumsi biji-bijian utuh membuat seseorang merasa kenyang lebih lama, sehingga kebiasaan makan menjadi lebih teratur dan menghindari camilan ultra-olahan yang tidak sehat.

Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa perubahan kecil pada pola makan sehari-hari, seperti menambahkan buah beri, minum teh atau kopi tanpa gula, serta mengonsumsi kacang dan biji-bijian utuh, dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesehatan jantung dalam jangka panjang. Konsistensi adalah kuncinya, bukan kesempurnaan.

kesehatan jantungmakanan sehari-haribuah beritehkacang-kacanganbiji-bijian utuhpolifenol

Komentar

Memuat komentar...