Warga TPA Jatiwaringin Diminta Waspadai Asap Kebakaran
Gambar atau konten salah?
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta warga yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, untuk waspada terhadap asap kebakaran. Mereka disarankan memakai masker dan mengurangi kegiatan di luar rumah. Ini dilakukan untuk menekan risiko gangguan kesehatan.
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, Aji Muhawarman, menekankan pentingnya perlindungan diri. Kelompok yang paling rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penderita asma atau penyakit paru, harus lebih berhati-hati. "Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penderita asma atau penyakit paru," kata Aji dalam imbauan resmi pada Rabu, 8 Juni 2026.
Selain masker, warga diminta tidak keluar rumah jika tidak benar-benar perlu. Kalau asap mulai masuk ke dalam rumah, segera tutup pintu dan jendela. Kemenkes juga mengingatkan agar masyarakat banyak minum air putih. Hindari juga asap rokok, karena bisa memperparah iritasi saluran pernapasan.
Aji menjelaskan, jika ada keluhan kesehatan akibat asap, segera cari pertolongan medis. Gejala yang patut diwaspadai antara lain sesak napas, batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, dan mata perih. "Jika mengalami gejala seperti sesak napas, batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, atau mata perih, dan keluhan memburuk atau tidak membaik setelah tiga hari, segera periksakan diri ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat," ujarnya.
Kemenkes juga meminta masyarakat terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah atau petugas di lapangan. Informasi itu mencakup perkembangan kebakaran, kualitas udara, dan langkah-langkah yang harus dilakukan selama situasi ini berlangsung.
Kebakaran di TPA menghasilkan asap yang bisa mengganggu pernapasan. Langkah-langkah sederhana seperti memakai masker dan minum air putih bisa membantu, tapi jika gejala memburuk, jangan tunda untuk ke dokter.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
