60 UMKM Betawi-Pecinan siap jajaki malam di Glodok
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat bersiap menggelar acara wisata kuliner malam di kawasan Pecinan Glodok. Acara ini menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-499 Kota Jakarta. Sebanyak 60 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan berjualan di sana, dengan menu utama makanan khas Betawi dan Pecinan Glodok.
Camat Taman Sari, Simson Hutagalung, menjelaskan bahwa para pedagang yang ikut serta berasal dari sekitar lokasi. "Kami akan menampilkan sebanyak 60 pelaku UMKM kuliner khas Betawi dan Pecinan Glodok. Makanya, para pedagang kita prioritaskan dari lokasi sekitar," ujarnya pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Selain pelaku UMKM setempat, ada juga kuota khusus yang dibuka untuk pedagang binaan Jakpreneur dari Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) Jakarta Barat. Tak hanya itu, sejumlah pelaku binaan dari kelurahan-kelurahan di Kecamatan Taman Sari juga dilibatkan.
Simson menyebut ada dua syarat utama bagi pedagang yang ingin berpartisipasi. Pertama, mereka harus memiliki KTP DKI Jakarta. Kedua, mereka harus punya akun Bank Jakarta. Nantinya, semua pedagang akan ditempatkan di tenda-tenda yang membentang di sepanjang Jalan Pancoran, tepatnya di sisi utara. Sementara sisi selatan jalan itu tetap dipakai untuk lalu lintas kendaraan.
Bagi pengunjung yang datang, tersedia fasilitas tempat duduk dan meja di area trotoar. Mereka bisa menikmati santapan sambil duduk santai. Untuk urusan pembayaran, Bank Jakarta akan menyiapkan sistem QRIS. Jadi pengunjung bisa membayar secara non-tunai.
Produk makanan yang dijajakan terbagi dalam dua kategori: halal dan non-halal. Ini artinya, pengunjung dari berbagai latar belakang bisa memilih sesuai kebutuhan.
Acara Wisata Kuliner Malam ini akan berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026, mulai pukul 14.00 hingga sekitar pukul 23.00 WIB. Selama acara berlangsung, Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan mengalihkan arus lalu lintas di kawasan Pecinan Glodok. Pengunjung juga akan dihibur dengan berbagai pertunjukan. Bahkan, ada rencana untuk menghadirkan artis.
Acara ini bukan sekadar jualan makanan. Ini adalah upaya untuk menghidupkan kembali kawasan Pecinan Glodok sebagai tujuan wisata kuliner malam. Dengan melibatkan puluhan UMKM, pemerintah ingin mendorong ekonomi lokal sekaligus memperkenalkan kuliner khas Betawi dan Pecinan kepada lebih banyak orang. Perpaduan dua budaya—Betawi dan Tionghoa—dalam satu lokasi menjadi daya tarik tersendiri.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Lima Pemeras Wisata di Bukit Lamreh Diciduk, Satu Positif Sabu
Bandara Maumere Ditutup Akibat Erupsi Gunung Lewotobi
Pria Berkebaya Hitam di Kirab Suro Mangkunegaran, Izin Dipalsukan
Timnas Iran Protes FIFA atas Pembatasan Perjalanan 2026
Hotel Borobudur Gelar Discover Betawi untuk HUT 499 Jakarta
Hotel Sultan GBK Dibeberkas, Pemerintah Fokus Karyawan
Berita Terbaru
60 UMKM Betawi-Pecinan siap jajaki malam di Glodok
Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Harga Baru Cuma Setengah dari Harga Pasar
Delegasi UNDP dan Swiss Tinjau Program Hijau Siak
Abu Bakar Ba'asyir Hadir di Milad Seabad Gontor
Teka-teki batang korek api: hanya satu geseran bisa ubah semuanya
Minyak Goreng 66 Tahun: Rahasia Lezat atau Risiko Kanker?
LeCun Sebut xAI Gagal, Tak Mampu Saingi Perusahaan AI Lain
PKN STAN Buka Pendaftaran SPMB-PT 2026 untuk Alumni