ABPEDNAS Lantik Srikandi Jaga Desa, Perkuat Ekonomi Perempuan
Gambar atau konten salah?
Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) secara resmi melantik jajaran Srikandi Jaga Desa pada Jumat, 03 Juli 2026. Organisasi sayap ini dibentuk untuk memperkuat pertahanan sosial dan ekonomi di pedesaan.
Wadah ini bertujuan memperkuat peran perempuan dalam menjaga ruang hidup desa, melindungi generasi muda, dan menggerakkan ekonomi lokal melalui sektor UMKM. Hashim Djojohadikusumo, Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa, menekankan pentingnya pengawasan dan kepemimpinan perempuan. Menurutnya, ketahanan nasional berawal dari desa, dengan perempuan sebagai penggerak ekonomi.
Sherly Tjoanda, Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa, menyatakan organisasi ini akan mendorong kemandirian ekonomi. Ia menilai peningkatan kemandirian ekonomi dan keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan publik berkontribusi langsung pada ketahanan desa dari berbagai gesekan sosial.
"Kemandirian ekonomi dan ketahanan mental generasi muda bermula dari kekuatan di dalam keluarga. Perempuan yang berdaya secara ekonomi otomatis akan memiliki suara yang lebih lantang dalam menentukan masa depan desanya," kata Sherly dalam keterangan tertulis pada Senin, 06 Juli 2026.
Maya Miranda Ambarsari, Dewan Pembina ABPEDNAS, menilai kesiapan finansial dan manajemen solid dalam gerakan ini. Ia menekankan penguatan ekonomi desa harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.
"Penguatan ekonomi perempuan desa harus ditopang oleh tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel di dalam organisasi. Dengan manajemen yang kuat, kita memastikan setiap program pemberdayaan dan bantuan UMKM tepat sasaran untuk kesejahteraan masyarakat desa," ujar Maya.
Organisasi ini lahir dari kebutuhan untuk memperkuat pertahanan sosial dan ekonomi di pedesaan. Fokus utamanya adalah keterlibatan perempuan dalam menjaga ruang hidup desa, membentengi generasi muda, dan menggerakkan ekonomi lokal. Ketiga tokoh sepakat bahwa kemandirian ekonomi perempuan adalah kunci ketahanan desa dari gesekan sosial.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Dibuka Melemah, Anjlok 1,57 Persen ke 4.827
BRI Buka Galeri E-Channel di JPM Dukuh Atas untuk Komuter
Kemenkeu Tolak Jadi Pemegang Saham BEI
Pandu Sjahrir Lepas Saham Supra Sekuritas Sejak Juni
OJK Paksa Pengembalian Dana Rp5 Miliar Kasus Manipulasi Saham
LPS: 14 BPR Tutup Akibat Tata Kelola Buruk
