Airlangga: Harga minyak dunia turun tidak otomatis BBM

Tika M. · 1 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Airlangga: Harga minyak dunia turun tidak otomatis BBM

Gambar atau konten salah?

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Perekonomian, menjawab pertanyaan tentang dampak kesepakatan damai antara Iran dan Amerika Serikat terhadap harga minyak dunia. Ia menegaskan bahwa penurunan harga minyak global tidak otomatis menurunkan BBM nonsubsidi, seperti Pertamax. Untuk itu, perlu dilihat bagaimana kesepakatan tersebut diimplementasikan, termasuk kepastian pembukaan kembali Selat Hormuz.

Di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada 18 Juni 2026, Airlangga berkata, “Ya pertama kan penandatanganan harapannya besok betul-betul bisa dilaksanakan. Dengan kembali terbukanya Selat Hormuz kan kita baru lihat penyesuaian terhadap harga lagi. Ini kan tidak otomatis, kita lihat juga implementasi daripada perjanjian perdamaian.” Ia menambahkan, “Nanti kita lihat,” menandakan ketidakpastian mengenai kebijakan tambahan yang mungkin diambil oleh pemerintah.

Menurut Dwi Anggia, juru bicara Kementerian ESDM, harga BBM nonsubsidi memang mengikuti dinamika harga minyak dunia. Ia menegaskan bahwa ketika harga minyak turun, harga jual Pertamax dapat ikut turun, dan sebaliknya.

Di Gedung Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, pada 17 Juni 2026, Anggia menyatakan, “Apakah harganya bisa turun? Pasti. Ketika harga minyak dunia turun sudah dipastikan harga BBM non subsidi akan turun. Begitu juga sebaliknya ketika harga minyak dunia naik, mau tidak mau tidak terhindarkan dia akan sesuaikan harga keekonomiannya.”

Kesempatan bagi harga BBM nonsubsidi menurun terbuka, namun masih bergantung pada pelaksanaan kesepakatan damai dan kebijakan pemerintah. Penerapan pembukaan Selat Hormuz menjadi faktor kunci dalam menentukan apakah penurunan harga minyak global akan tercermin pada harga bahan bakar di Indonesia.

Airlangga HartartoSelat Hormuzharga minyak duniaBBM nonsubsidiPertamaxperjanjian damai Iran ASESDMkebijakan pemerintah

Komentar

Memuat komentar...