Airlangga: Peserta Magang Hub Masuk Kategori Bekerja

Hendra M. · 2 min baca · 4 jam lalu · 23 dibaca
Bisik.id
Airlangga: Peserta Magang Hub Masuk Kategori Bekerja

Gambar atau konten salah?

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, angkat bicara mengenai status peserta program Magang Hub. Menurutnya, peserta program ini masuk dalam kategori orang yang bekerja. Alasannya, selama enam bulan mereka benar-benar bekerja dan menerima gaji.

Setelah masa enam bulan itu berakhir, Airlangga menyampaikan bahwa sebagian peserta memiliki kesempatan untuk direkrut di tempat yang sama. "Sesuai dengan kriteria, mereka akan bekerja selama 6 bulan. Sesudah 6 bulan sebagian 40% mereka kerja di tempat yang sama dan sisanya nanti mereka mencari pekerjaan yang berbeda," ujar Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, pada Kamis, 05 November 2026.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2026 sebesar 4,75%. Angka ini turun 0,10% poin dibandingkan Agustus 2025 yang berada di angka 4,85%.

Deputi Bidang Neraca dan Analis Statistik (NAS) BPS, Edy Mahmud, memberikan penjelasan. Ia mengatakan bahwa secara konsep, program Magang Hub bisa berkontribusi terhadap total jumlah penduduk yang bekerja. BPS sendiri mendefinisikan penduduk bekerja sebagai mereka yang melakukan kegiatan untuk memperoleh atau membantu mendapatkan penghasilan, dengan waktu kerja minimal satu jam dalam seminggu.

Dengan definisi itu, program Magang Hub secara konseptual memang bisa menekan angka pengangguran terbuka. Pada kelompok atau batch pertama di Agustus 2026, program ini menyerap sekitar 46.000 tenaga kerja.

"By konsep tentu Magang Hub itu akan mengurangi pengangguran, tapi seberapa besar mengurangi penganggurannya tentu kita lihat jumlah yang ikut dalam Magang Hub itu. Kalau semakin banyak tentu akan dampaknya juga semakin besar. Tapi dari keterangan ini kita bisa lihat bahwa penambahan tenaga kerja juga terjadi cukup besar di sektor lainnya seperti pertanian dan konsumsi," kata Edy dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta Pusat, pada Kamis, 05 November 2026.

Program Magang Hub menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menekan angka pengangguran. Dengan skema magang berbayar selama enam bulan dan peluang rekrutmen langsung, program ini diharapkan bisa menjadi jembatan bagi pencari kerja untuk masuk ke pasar tenaga kerja. Data BPS menunjukkan bahwa penurunan pengangguran terjadi di berbagai sektor, tidak hanya dari program magang ini.

Magang HubAirlangga Hartartopenganggurantenaga kerjaprogram magangBPSrekrutmen

Komentar

Memuat komentar...