Alonso Mulai Bangun Fondasi Chelsea
Gambar atau konten salah?
Xabi Alonso, manajer baru Chelsea, mulai membangun fondasi timnya. Pelatih asal Spanyol ini resmi bergabung pada pertengahan Mei 2026. Ia datang menggantikan pelatih sebelumnya dengan harapan bisa membangkitkan performa The Blues yang menurun drastis sepanjang musim 2025/2026.
Sebelum melatih Chelsea, Alonso menangani Bayer Leverkusen dan Real Madrid. Kini, di usia 44 tahun, ia mulai menanamkan filosofi permainannya. Alonso menjelaskan prinsip-prinsip utama yang ingin ia terapkan di skuad London Barat itu.
"Kami harus memiliki rasa lapar. Kami harus memiliki gairah untuk permainan. Kami harus ingin berkembang," kata Alonso seperti dikutip dari situs resmi Chelsea.
Alonso sadar betul bahwa Premier League bukanlah kompetisi yang mudah. Ia menekankan pentingnya persiapan matang. "Premier League adalah kompetisi yang sangat ketat, dan untuk itu, kami perlu mempersiapkan diri. Kami harus benar-benar bertekad dalam detailnya, benar-benar kuat dalam dasar-dasar permainan dan bagaimana kami ingin bermain," ujarnya.
Pelatih asal Spanyol itu juga berbicara tentang fondasi tim. "Kami perlu membangun dasar-dasar yang tepat, hal-hal penting setiap hari, agar siap untuk akhir pekan. Kami akan punya waktu untuk itu, tetapi itulah pilar terpenting dalam permainan kami," tegasnya.
Alonso baru beberapa hari memulai sesi latihan bersama para pemain Chelsea di Cobham. Meski baru tahap awal, ia melihat tanda-tanda positif. "Kami belum bisa banyak bicara - ini baru empat hari bersama beberapa pemain, tetapi Anda bisa melihat bahwa energinya bagus, antusiasmenya ada, dan kami perlu mempersiapkan diri dengan baik," jelas Alonso.
Musim 2026/2027 akan menjadi musim pertama Alonso menangani Chelsea. Ia meletakkan dasar-dasar permainan sejak dini. Alonso ingin timnya memiliki mentalitas kuat dan penguasaan detail yang baik. Ia percaya bahwa persiapan yang matang sejak awal akan menentukan hasil di akhir pekan. Dengan energi positif yang sudah terlihat di sesi latihan, Alonso optimistis timnya bisa bersaing di kompetisi paling ketat di Inggris.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
