Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Gambar atau konten salah?
Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Sumatera Utara mulai terurai. Pertamina Patra Niaga mengklaim distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah itu terus dipercepat. Situasi disebut semakin normal. Kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Prabu Revolusi, Komisaris Independen Pertamina Patra Niaga, menyatakan kondisi antrean sudah berangsur normal. Pelayanan kepada masyarakat berlangsung lebih efektif. Ia melihat langsung di lapangan dan memantau lewat sistem CCTV.
"Yang paling penting bagi kami adalah masyarakat kembali dapat memperoleh BBM dengan mudah dan nyaman. Hasil pemantauan hari ini menunjukkan kondisi di lapangan semakin baik. Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci sehingga proses distribusi dapat kembali berjalan optimal," ujar Prabu dalam keterangan tertulis pada 17 Juli 2026.
Prabu mengimbau masyarakat tetap tenang. Stok BBM di Sumatera Utara dalam kondisi aman dan mencukupi. Masyarakat diminta menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Jangan membeli secara berlebihan.
"Kami juga mengimbau masyarakat memperoleh informasi mengenai kondisi stok dan distribusi melalui kanal komunikasi resmi Pertamina karena terdapat sejumlah potongan video lama yang dipublikasikan kembali tanpa konteks sehingga berpotensi menimbulkan kepanikan," tuturnya.
Untuk menjaga keandalan pasokan energi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengoptimalkan berbagai langkah operasional. Integrated Terminal Medan Group dioperasikan selama 24 jam. Armada mobil tangki ditambah melalui skema spot charter. Personel Awak Mobil Tangki (AMT) diperkuat. Suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe juga dioptimalkan.
Saat ini, operasional Integrated Terminal Medan Group berjalan normal. Penyaluran BBM ke SPBU di Kota Medan dan sekitarnya berlangsung lancar.
"Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman dan akan terus melakukan monitoring secara intensif guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi," pungkas Prabu.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun sempat terjadi antrean panjang, pasokan BBM di Sumatera Utara tidak sampai kritis. Pertamina mengandalkan pemantauan langsung dan sistem digital untuk memastikan distribusi berjalan. Imbauan untuk tidak panik dan tidak percaya pada video lama yang beredar menjadi perhatian utama, karena informasi yang salah bisa memperburuk situasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
BRI Gelar KKB Expo Agustus 2026 di 131 Kantor
IHSG Naik 4,24% dalam Sepekan, Asing Masih Jual Rp75 Triliun