Appi Ambil Formulir Golkar, Ancang-Ancang Bawa 20 Surat Dukungan

Tika M. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Appi Ambil Formulir Golkar, Ancang-Ancang Bawa 20 Surat Dukungan

Gambar atau konten salah?

Wali Kota Makassar, Munafri 'Appi' Arifuddin, resmi mengambil formulir pendaftaran untuk maju sebagai calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan. Langkah ini diambil pada Senin, 13 Juli 2026, di kantor DPD I Golkar Sulsel yang berlokasi di Jalan Ammanagappa. Appi tidak datang sendiri; ia diwakili oleh kader Golkar Makassar bernama Siswanto.

Yang menarik, tim Appi mengklaim telah mengantongi 20 surat rekomendasi dukungan dari berbagai DPD II. Surat-surat ini rencananya akan diserahkan saat pengembalian formulir pendaftaran. Namun, ada ancaman serius jika dokumen tersebut ditolak oleh panitia. Ketua DPD II Golkar Takalar, Zulkarnain Arief, dengan tegas menyatakan akan membawa masalah ini ke ranah hukum.

"Kalau itu tertolak (surat dukungan rekomendasi) kemungkinan kita akan ke pengadilan, pengadilan yang akan putuskan," ujar Zulkarnain. Ia menambahkan bahwa pengembalian formulir pasti akan mengikuti tahapan yang sudah ditetapkan. Tim Appi akan membawa 20 surat rekomendasi yang sudah dipegang, lengkap dengan meterai dan hasil pleno.

Zulkarnain bersikeras bahwa surat dukungan tersebut tetap sah. Ini terjadi meskipun 19 dari DPD II yang sama juga memberikan rekomendasi kepada kandidat lain, Ilham Arief Sirajuddin (IAS). Menurutnya, dukungan kepada Appi tidak pernah secara resmi dicabut. Ia mengaku sudah berulang kali mengingatkan para ketua DPD II di grup komunikasi. Jika mereka tidak mengambil langsung surat asli dukungan, maka tim Appi berhak mewakili mereka.

"Selama ini saya di grup masih jalan terus. Terakhir, saya sampaikan kalau ini hari batas waktu kalau tidak diambil aslinya (surat rekomendasi dukungan) maka saudara ketua-ketua (DPD II) itu sah untuk diwakili oleh timnya Pak Appi. Kalau mau ambil aslinya silakan," jelas Zulkarnain. Ia bahkan menyebut sudah lima kali menyampaikan hal ini di grup, namun para ketua DPD II hanya membaca tanpa mengambil tindakan.

Appi berencana mengembalikan formulir pendaftarannya bersamaan dengan jadwal IAS. Saat pengembalian nanti, seluruh ketua DPD II diharapkan hadir. "Mohon doa ta semua karena akan dikembalikan yang insyaallah bersamaan dengan pengembalian Pak Aco (IAS), konon katanya akan hadir semua ketua-ketua DPD II," ujar Zulkarnain.

Sebelumnya, Appi memang didukung oleh mayoritas DPD II untuk maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel. Namun, situasi berubah. Banyak DPD II kemudian mengalihkan dukungan ke IAS. Peralihan ini terjadi setelah IAS menerima diskresi dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Berdasarkan jadwal resmi dari Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) Musda XI Partai Golkar Sulsel, pengambilan formulir berlangsung pada 13-14 Juli 2026. Pengembalian dokumen persyaratan dijadwalkan pada 15-17 Juli 2026. Proses selanjutnya adalah verifikasi dokumen pada 17 Juli 2026.

IAS Kirim Putranya Ambil Formulir

Sementara itu, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) juga tidak tinggal diam. Ia resmi mengambil formulir pendaftaran sebagai calon ketua DPD I Partai Golkar Sulsel. Menariknya, IAS diwakili oleh putranya sendiri, Amirul Yamin Ramadhansyah yang akrab disapa Iyul, bersama sejumlah kerabat.

Iyul dan rombongan tiba di Kantor DPD I Golkar Sulsel pada hari yang sama, Senin, 13 Juli 2026. Ia mengungkapkan bahwa komposisi rombongan yang diutus bukanlah tanpa makna. Ini adalah pesan tersirat mengenai visi kepemimpinan IAS ke depan.

"Pak Ilham sengaja mendapuk rombongan pengambilan formulir dipimpin saya dan Pak Anda. Ini bukan tanpa alasan. Ini adalah simbol lintas generasi," ujar Iyul.

Dalam rombongan tersebut, hadir Saad Iranda Dollar yang berusia 58 tahun. Ia mewakili generasi senior. Kehadirannya disebut sebagai gambaran utuh IAS yang berkomitmen merangkul semua kalangan jika diberi kepercayaan memimpin Golkar Sulsel. "Semua generasi Insyaallah punya ruang setara di bawah Beringin Rindang jika IAS dipercaya memimpin Golkar," kata Iyul.

Rombongan IAS juga diperkuat oleh sejumlah organisasi masyarakat dan elemen pemuda. Di antaranya adalah anggota AMPI, anggota FKPPI, pengurus KBPP Polri, serta Barisan Anak Rakyat (Barak) 145. Iyul dan rombongan diterima oleh Sekretaris Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Sulsel, Nasruddin, dan Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Ketua Golkar Sulsel, Anugerah Amir.

Persaingan menuju kursi pimpinan tertinggi Golkar di Sulawesi Selatan ini memanas. Dua kandidat kuat, Appi dan IAS, sama-sama mengklaim memiliki dukungan yang sah. Keduanya juga menunjukkan kesiapan untuk bertarung, baik melalui jalur organisasi maupun jalur hukum. Keputusan akhir ada di tangan para pemilik suara dalam Musda nanti.

Wali Kota MakassarPartai GolkarSulawesi SelatanPendaftaran Calon KetuaSurat RekomendasiDPD IIMusda Golkar

Komentar

Memuat komentar...