Prakiraan Cuaca Jateng 14 Juli: Hujan Ringan di 3 Wilayah
Gambar atau konten salah?
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Tengah pada Selasa, 14 Juli 2026. Sebagian besar daerah diprediksi akan diselimuti awan, namun beberapa titik berpotensi mengalami hujan ringan.
Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Agus Triyono, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari cenderung cerah hingga cerah berawan. Memasuki siang, sore, hingga awal malam, sebagian besar wilayah Jawa Tengah diperkirakan masih cerah berawan hingga berawan.
Hujan ringan diprakirakan terjadi secara tidak merata. Wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan antara lain Purbalingga, Wonosobo, dan Slawi. Sementara itu, daerah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya juga perlu mewaspadai kemungkinan hujan ringan yang tersebar.
Agus Triyono juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Suhu udara di Jawa Tengah pada hari itu diperkirakan berkisar antara 16 hingga 33 derajat Celcius. Tingkat kelembaban udara berada di rentang 45 hingga 95 persen.
Berikut rincian prakiraan cuaca untuk sejumlah kota di Jawa Tengah yang berlaku mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB:
- Hujan Ringan: Purbalingga, Wonosobo, dan Slawi.
- Berawan: Banjarnegara, Mungkid, Boyolali, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Kudus, Jepara, Ungaran, Temanggung, Kajen, Salatiga, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.
- Cerah Berawan: Cilacap, Purwokerto, Kebumen, Purworejo, Klaten, Sukoharjo, Blora, Rembang, Pati, Demak, Kendal, Batang, Pemalang, Brebes, Magelang, Solo, Semarang, Pekalongan, dan Tegal.
Prakiraan ini menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar wilayah tidak mengalami hujan, kewaspadaan tetap diperlukan terutama di daerah yang masuk kategori rawan kebakaran hutan dan lahan. Kondisi cuaca yang didominasi awan juga berarti suhu tidak akan terlalu panas di beberapa titik, namun kelembaban yang tinggi bisa membuat udara terasa lebih gerah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
