Apple Tambah Kontrol Anak: Ask to Browse dan Akun Child

Sari D. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Apple Tambah Kontrol Anak: Ask to Browse dan Akun Child

Gambar atau konten salah?

Apple mengumumkan serangkaian fitur keamanan anak yang akan hadir di iOS 27, iPadOS 27, dan macOS 27. Fitur utama yang menarik perhatian adalah Ask to Browse, yang memaksa anak meminta persetujuan orang tua sebelum membuka situs web tertentu.

Pembaruan ini masuk dalam upaya Apple untuk membantu keluarga menciptakan pengalaman digital yang lebih aman bagi anak-anak dan remaja. Selain kontrol akses situs, Apple juga memperketat pengawasan terhadap aplikasi dan kontak baru yang dapat diakses anak.

“Kami memahami bahwa anak-anak dan remaja menggunakan iPhone, iPad, dan Mac setiap hari untuk belajar, berkreasi, serta berkomunikasi dengan keluarga dan teman-teman mereka,” kata Apple, dalam sesi briefing media.

Apple menjelaskan bahwa pengembangan fitur-fitur baru ini didasarkan pada dua prinsip utama. Pertama, setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga orang tua adalah yang paling memahami pengaturan yang tepat bagi keluarganya. Kedua, fitur keselamatan anak harus dibangun berdasarkan penelitian ilmiah dan rekomendasi para ahli kesehatan.

Fitur Child Account menjadi fondasi utama sistem perlindungan terbaru Apple. Saat mengatur iPhone atau iPad baru, orang tua kini dapat langsung menentukan apakah perangkat akan digunakan oleh anak, remaja, atau orang dewasa. Jika memilih opsi anak, perangkat akan terhubung ke Family Sharing dan berbagai perlindungan berbasis usia akan aktif secara otomatis.

Setelah akun anak dibuat, sistem akan langsung menerapkan berbagai perlindungan, mulai dari pemblokiran situs dewasa yang telah diketahui, pembatasan aplikasi berdasarkan usia, hingga fitur keamanan komunikasi. Apple bahkan menyebut membuat Child Account sebagai langkah paling penting yang bisa dilakukan orang tua.

“Jika orang tua hanya melakukan satu hal, kami merekomendasikan untuk membuat Child Account. Langkah itu langsung mengaktifkan fondasi perlindungan yang kami sediakan,” ujar Apple.

Fitur Ask to Browse menjadi sorotan utama. Melalui fitur ini, anak tidak bisa langsung membuka semua situs web yang mereka temukan di internet. Ketika ingin mengakses situs tertentu yang belum pernah disetujui sebelumnya, mereka harus mengirim permintaan kepada orang tua. Orang tua kemudian akan menerima notifikasi dan dapat meninjau situs tersebut terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menyetujui atau menolak akses.

Apple mengatakan pendekatan ini memberi orang tua kendali lebih besar terhadap aktivitas online anak tanpa harus memblokir internet secara total.

Selain situs web, Apple juga memperluas pengawasan terhadap komunikasi digital anak. Jika seseorang yang belum dikenal mencoba menghubungi anak melalui Messages, FaceTime, atau Phone, sistem akan meminta persetujuan orang tua sebelum kontak tersebut dapat ditambahkan ke daftar kontak yang diizinkan. Dalam proses persetujuan, orang tua bahkan dapat melihat konteks komunikasi untuk memastikan bahwa orang tersebut memang dikenal oleh anak. Langkah ini dirancang untuk membantu keluarga mengurangi risiko interaksi dengan orang asing di dunia digital.

Apple juga memperketat proses pengunduhan aplikasi. Anak tetap bisa menjelajahi App Store seperti biasa, tetapi hanya akan melihat aplikasi yang sesuai dengan kelompok usia mereka. Jika ingin mengunduh aplikasi baru, mereka harus mengirim permintaan persetujuan kepada orang tua. Sebelum menyetujui, orang tua dapat melihat berbagai informasi penting seperti deskripsi aplikasi, rating usia, informasi privasi, hingga kontrol orang tua yang tersedia di dalam aplikasi tersebut.

Fitur keamanan tambahan juga mencakup perlindungan dari konten kekerasan. Sebelumnya, fitur Communication Safety berfokus pada deteksi foto dan video yang mengandung ketelanjangan. Di iOS 27, kemampuan tersebut diperluas untuk mendeteksi konten berdarah atau gore serta konten kekerasan. Ketika sistem mendeteksi materi sensitif semacam itu, anak akan menerima peringatan dan informasi tambahan yang membantu mereka mengambil keputusan yang lebih aman sebelum melihat konten tersebut.

Apple mendesain ulang Screen Time agar lebih mudah digunakan orang tua. Kini orang tua dapat membuat jadwal penggunaan perangkat yang lebih rinci, misalnya sebelum sekolah, selama sekolah, setelah sekolah, hingga saat anak mengikuti kegiatan olahraga. Fitur baru bernama Time Allowances juga memungkinkan orang tua mengatur batas waktu penggunaan untuk kategori aplikasi tertentu seperti game, hiburan, dan media sosial.

Dengan berbagai pembaruan tersebut, Apple berharap orang tua memiliki alat yang lebih mudah digunakan untuk membantu anak membangun kebiasaan digital yang sehat dan aman sejak dini.

Fitur-fitur keamanan anak terbaru ini akan tersedia pada iOS 27, iPadOS 27, dan macOS 27 yang dijadwalkan meluncur untuk pengguna pada September mendatang.

Secara keseluruhan, Apple menambahkan lapisan kontrol yang lebih granular bagi orang tua, mulai dari pengaturan akun anak, persetujuan browsing, hingga pengawasan aplikasi dan kontak. Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap keselamatan digital keluarga, dengan menekankan bahwa pengaturan harus disesuaikan dengan kebutuhan individu dan didukung oleh data ilmiah.

AppleiOS 27Child AccountAsk to BrowseKontrol Akses SitusPengawasan AplikasiScreen TimeKonten Kekerasan

Komentar

Memuat komentar...