Arsenal Di Depan Juara, Arteta Terbukti Tahan Beban Besar
Gambar atau konten salah?
Mikel Arteta telah memimpin Arsenal sejak 2019. Selama masa jabatan ini, ia berhasil membawa klub meraih satu Piala FA dan dua Community Shield. Namun, di Premier League, kesuksesan belum sepenuhnya terwujud; ia hanya hampir memenangkannya.
Musim ini, Arsenal memimpin klasemen hingga pekan ke-31 dengan keunggulan sembilan poin. Angka tersebut menandakan peluang juara yang terbuka, meski belum pasti.
Jimmy Floyd Hasselbaink, mantan pemain Premier League, mengomentari situasi Arteta di Arsenal pada Sky Sports. Ia menanyakan banyak hal, mulai dari pencapaian hingga gaya bermain klub. “Arsenal sedang berada dalam posisi yang bagus saat ini, tapi jangan lupa sudah berapa lama dia berada di sana. Dia telah memenangkan satu trofi Piala FA. Bagi klub seperti Arsenal, apakah itu cukup?” tanyanya.
Hasselbaink menyoroti biaya yang dikeluarkan. “Ya, mereka memang berada dalam posisi yang sangat bagus, tapi mari lihat berapa banyak yang telah dia habiskan dalam dua tahun terakhir-banyak sekali uang. Dia memiliki dua skuad yang bagus, bangku cadangannya sangat kuat. Bukankah seharusnya mereka lebih unggul?” ia menambahkan.
Gaya bermain juga menjadi fokus. “Jika melihat sepakbolanya - mereka pragmatis. Mereka solid dan tidak banyak memberikan peluang,” ujarnya. “Ya, begitulah cara biasanya memenangkan liga. Apakah saya ingin melihat lebih banyak gaya Arsenal? Ya. Dengan sedikit lebih banyak gaya. Tapi itu saya, seorang pecinta sepakbola.”
Terakhir, Hasselbaink menekankan keberuntungan Arteta. “'Kamu tidak bisa selalu memenangkan liga dengan cara seperti itu. Menurut saya, dia sangat beruntung bisa bertahan selama ini di klub sekelas itu. Mereka pasti percaya padanya. Hal seperti itu tidak sering terjadi,' katanya.
Kesimpulannya, Arteta masih menghadapi tekanan tinggi walaupun Arsenal menunjukkan performa yang mengesankan. Keberhasilan klub bergantung pada kombinasi hasil liga, pengelolaan keuangan, dan evolusi taktik di lapangan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
